25 September 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Kesan Masyarakat Merauke pada lima tahun Kepemimpinan Frederikus Gebze dan Sularso

Mantan Bupati Frederikus Gebze dan Wakil Bupati Sularso telah memasuki masa purna jabatan, terhitung mulai, Rabu (17/2/2021).  Selama lima tahun memimpin Merauke, tentu saja ada kelebihan dan kekurangan serta kesan yang dirasakan warga Merauke. Tim redaksi Papua selatan Pos merangkum pendapat atau penilaian warga Merauke, selama lima tahun kepemimpinan Frederikus Gebze dan Sularso. Berikut ini kumpulan penilaian dan kesan warga Merauke pada lima tahun kepemimpinan dua putra terbaik merauke ini…

Menjalankan yang Sudah Ada

Merauke, PSP – Timotius Gedi, menilai kinerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021, hanya sudah melaksanakan program yang sudah dicanangkan pemimpin terdahulu.

“Saya melihat hanya sebatas melaksanakan program yang sudah dicanangkan pemimpin sebelumnya, karena program kerja Kabupaten Merauke itu sudah disahkan tahun 2014 untuk 25 tahun kedepan. Bagi saya untuk yang spesial tidak ada ya, saya melihat kebijakan politik lebih banyak untuk pemimpin di Merauke ya. Tapi kami apresiasi dengan adanya pembangunan gedung LMA, dimana selama satu abad di masa kepemimpinan pak Freddy itu terealisasi,” ujar Timotius Gedi. [ERS]

Cukup Baik

Merauke, PSP – Nah, Fransiskus Xaverius Sirfefa,S.IP yang merupakan anggota DPRD Merauke , secara pribadi menilai kinerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021 cukup baik.

“Sudah cukup baik ya bagi saya, walaupun berbicara sempurna kan belum sampai kesitu. Contohnya program pembangunan infrastruktur sedikit banyak sudah realisasi ya. Ya saya fikir manusiawi berbicara tentang kekurangan, semoga dikepemimpinan baru bisa lebih difokuskan,” ujar pria yang akrab disapa Kaks FX ini. [ERS]

Merauke Punya Sirkuit Balap kelas internasional

Terhitung 18 Februari 2021, Frederikus Gebze,SE,M.Si dan Sularso, SE, sudah bukan pemimpin Kabupaten Merauke. Karena, masa kepemimpinan mereka, selama lima tahun, sudah berakhir di 17 Februari 2021. Selama, mengabdi, masyarakat bisa menilai apa yang mereka sudah lakukan untuk masyarakat Merauke.

Menurut, Margareta, di masa kepemimpinan mereka berdua, ada kemajuan yang bisa dinikmati. Salah satu diantaranya, sirkuit balap motor yang berkelas internasional. Di wilayah timur Indonesia, hanya ada di Merauke. “Itu sebuah kebanggaan menurut saya,” kata wanita yang akrab di sapa Tata itu.

Kini juga, masyarakat sudah bisa menikmati PLBN sota yang begitu megah dan jadi tempat rekreasi.”Kalau ke Merauke, orang luar taunya Sota. Sekarang kan suhda bagus,” ucapnya.[FHS]

Ada kemajuan, tapi masih ada yang tertinggal

Memang,namanya manusia tidak ada yang sempurna. Demikian pula, pelaksanaan tugas bagi Frederikus Gebze dan Sularso,SE, lima tahun memimpin Merauke (2016-2021). Dari  semua janji, yang disampaikan, belum sepenuhnya terwujud. Apalagi di akhir masa jabatan, terjadi pandemic covid-19. Bagi Agus, selama mereka menakhodai pemerintahan Merauke, ada kemajuan, hanya masih ada juga yang tertinggal. Salah satu yang sedang ramai saat ini, jalan menuju Distrik Jagebob yang rusak. Seperti diketahui, bahwa jalan tersebut merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat di sana dalam beraktifitas sehari-hari. “Semoga di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil bupati yang baru, bisa menjadi perhatian,” kata pria tersebut.[FHS]

Sudah Berusaha Maksimal Membangun Merauke

Bagi Paris, kepemimpinan bupati Frederikus Gebze dan wakilnya, Sularso,SE selama satu periode lalu itu dirasa sudah cukup baik.

“ Untuk kinerja selama satu periode ini saya rasa sih sudah cukup baik meskipun ada kekurangan ,tapi itu saya kira masih wajar. Kita lihat Bupati Fredy bersama wakilnya sudah berusaha dengan maksimal untuk membangun dan menata Merauke ini” ujar Paris, seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Merauke.[JON]

Sudah Cukup Baik

Masa kepemimpinan Bupati Frederikus Gebze dan wakilnya Sularso, SE telah berakhir, banyak apresiasi dilayangkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Merauke periode 2016-2021, salah satunya dari Herwanto.

Baginya, kepemimpinan Frederikus Gebze dan Sularso sudah cukup baik meskipun belum maksimal.

“ Kalau saya sih liatnya sudah cukup maskimal meskipun ya memang masih ada kekurangan. Tapi pasti setiap periode ada kekurangan dan kelebihannya,” ucap Herwanto, yang berstatus mahasiswa di Universitas Musamus.[JON]

Paling Nampak Pada Pertanian

Merauke, PSP – Dosen disalah satu perguruan tinggi suwasta di Meruke, Sebekti, menilai bahwa persoalan yang paling terasa selama bupati Feddy menjabat adalah masalah penyerapan beras yang sulit terserap. Sehingga, berdampak pada terganggunya perekonomian pada masyarakat tingkat bawah. 

“Sebenarnya yang paling nampak pada masalah pertanian, seperti pupuk itu memang tidak merata. Ada kelompok-kelompok tani tertentu yang memang tidak mendapatkan jatah. Kemudian, hasil panen pun tidak terakomodir dengan baik, akhirnya banyak yang tidak terjual bahkan terjual murah. Ini karena tidak ada kebijakan langsung dari pemerintah,” ketusnya. [WEND]