Pemda Merauke Gelar Semarak Hardiknas 2026, 8 Perusahaan Ikut Job Fair
Merauke, PSP – Pemerintah Kabupaten Merauke resmi membuka rangkaian kegiatan “Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026” yang dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Merauke, Senin (27/4).Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke ini menghadirkan berbagai agenda, di antaranya Expo SMK, Job Fair, serta lomba cerdas cermat tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Merauke. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei mendatang, dengan tema “Generasi Muda Hebat, Merauke Sejahtera”.Pembukaan acara ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, bersama unsur Forkopimda.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Romanus Kande Kahol, selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas seluruh elemen masyarakat, khususnya peserta didik.Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui pelaksanaan job fair yang melibatkan sejumlah perusahaan.“Sebanyak 15 SMK berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terdapat 8 perusahaan yang membuka lowongan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Merauke menegaskan bahwa Semarak Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum refleksi dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu berperan aktif di masa depan, baik dalam pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.Ia juga mengingatkan pentingnya pembangunan sektor pendidikan dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia, di mana kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam mendorong kemajuan bangsa.Menurutnya, tema nasional tahun ini, “The Power of Youth in Co-Creating Education”, selaras dengan subtema daerah, yaitu “Generasi Muda Hebat, Merauke Sejahtera”, yang diharapkan mampu mendorong kreativitas, inovasi, serta semangat belajar generasi muda di Merauke.Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. “Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan dapat mengenal dunia kerja sejak dini, sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan,” kata dia.Dari total sekitar 16 SMK di Kabupaten Merauke, sebanyak 15 sekolah turut berpartisipasi secara langsung, sementara satu SMK di Distrik Kimam tetap ambil bagian melalui produk yang dipamerkan.Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya menyiapkan generasi muda agar memiliki orientasi yang jelas terhadap dunia kerja.Momentum Hardiknas juga diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara sekolah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Merauke.Pada kesempatan tersebut, Bupati Merauke turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh SMK, mitra pembangunan, serta pihak perusahaan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.Selain itu, turut dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan sistem penerimaan murid baru serta peluncuran bahan ajar Bahasa Marind sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. [ERS-NAL]

