Waspada Virus Nipah, Kenali Gejala dan Pengobatannya
dr. Neville Muskita
Merauke, PSP – Virus Nipah dalam beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan setelah dilaporkan adanya sejumlah kasus infeksi di kawasan Asia. Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Neville Muskita, memberikan penjelasan terkait pola penularan dan upaya pencegahannya.
Menurut dr. Neville, virus Nipah memiliki kemiripan dengan virus influenza dari sisi gejala, namun sumber penularannya berbeda karena berasal dari kelelawar.
“ Sama dengan jenis virus influenza lainnya, cuma Nipah ini asalnya dari kelelawar. Kalau dia gigit buah atau hewan lain yang terinfeksi, lalu kita makan buah yang sudah tergigit atau daging yang dimasak kurang matang, itu bisa tertular ke manusia,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (3/3).
Ia menjelaskan, selain penularan dari hewan ke manusia, virus Nipah juga dapat menyebar antar manusia melalui kontak erat.
“ Nanti bisa ditularkan ke manusia, kemudian dari manusia menular ke manusia lain,” jelasnya.
Terkait gejala, dr. Neville mengatakan secara umum hampir sama dengan flu, seperti demam dan gangguan pernapasan, sehingga penanganan awalnya relatif serupa dengan penanganan penyakit flu.
“ Gejalanya sama saja dengan virus flu lainnya, artinya penanganannya masih relatif sama seperti flu juga,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karena Nipah merupakan virus, maka penguatan daya tahan tubuh menjadi hal penting dalam pencegahan. Penggunaan masker juga dinilai efektif untuk mengurangi risiko penularan, terutama saat berada di kerumunan atau ketika seseorang sedang sakit. “ Seperti flu penyebarannya. Kalau orang sakit lalu bersin, virus keluar. Di kerumunan risiko terinfeksi lebih besar. Tapi kalau pakai masker masih bisa diantisipasi,” tutupnya.[JON-NAL]
