Pemkab Merauke Alokasikan Rp. 33 Miliar Dana Otsus 2026 untuk Rumah Layak Huni di Wilayah Terpencil

0
Yohan Rantetampang,ST

Yohan Rantetampang,ST

Merauke, PSP – Pemerintah Kabupaten Merauke mengalokasikan anggaran sebesar Rp33 miliar yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2026 untuk pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Anggaran tersebut dikelola oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Merauke. Program ini merupakan kelanjutan atau susulan dari pembangunan rumah layak huni yang juga telah dilaksanakan pada tahun 2025.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Merauke Yohan Rantetampang, ST menjelaskan, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 100 unit rumah bagi masyarakat yang bersumber dari dana Otsus.

“Tahun 2026 ini ada sekitar 100 unit lebih yang akan dibangun perumahan untuk masyarakat orang asli Papua bersumber dari dana otonomi khusus. Perumahan itu akan dibangun di wilayah terpencil seperti di antaranya Kimaam dan Tabonji,” ujarnya, Selasa (10/2).

Ia menambahkan, seluruh proses pembangunan rumah tersebut akan dilakukan melalui mekanisme tender. Saat ini, bidang perumahan bersama tim teknis dan konsultan perencanaan telah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan awal.

“Semua ditender. Sementara ini bidang perumahan, tim teknis dan konsultan perencanaan turun meminta data-data,” katanya.

Terkait penerima manfaat, ia menegaskan bahwa penentuan calon penerima bantuan rumah tidak dilakukan langsung oleh dinas, melainkan melalui musyawarah masyarakat setempat.

“Penerima manfaat bukan dinas yang menentukan, tetapi hasil musyawarah masyarakat kemudian dilaporkan ke dinas siapa yang berhak,” jelasnya. Selanjutnya, data tersebut akan diverifikasi oleh tim teknis untuk memastikan kelayakan penerima bantuan. “Nanti akan kami cek apakah benar rumahnya tidak layak huni maupun tidak punya rumah sama sekali. Tim teknis sedang melakukan pengecekan,” pungkasnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *