Banyak Jalan Tikus Jadi Akses Jalur Masuk Narkoba di Papua Selatan

0
Kunjungan DPR RI ke perbatasan di Distrik Sota

Kunjungan DPR RI ke perbatasan di Distrik Sota

Wagub Papua Selatan: Perlu penambahan pos keamanan

Merauke, PSP – Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan perlunya penambahan pos-pos keamanan di wilayah perbatasan Provinsi Papua Selatan.

Hal ini dinilai mendesak menyusul maraknya jalur tidak resmi atau “jalan tikus” yang menjadi akses masuk narkotika dari Papua Nugini (PNG) ke wilayah Papua Selatan.

Menurut Paskalis, banyaknya jalan setapak di kawasan perbatasan memudahkan transaksi dan penyelundupan ganja lintas negara, sehingga penguatan pengawasan keamanan menjadi keharusan.

“Sudah pasti penambahan pos keamanan ini ditolak oleh masyarakat, tetapi perlu dilakukan karena banyak jalan tikus yang memudahkan akses masuk narkotika ke Papua Selatan,” ujar Paskalis.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan Komisi II DPR RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Forkopimda, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan di Swiss-Belhotel Merauke, Rabu (4/2).

Selain pengamanan darat, Paskalis juga mengusulkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di kawasan pesisir Papua Selatan, khususnya di Kampung Torasi, Kabupaten Merauke.

“Kalau boleh dibangun PLBN pesisir di Papua Selatan untuk kawasan perairan laut di Kampung Torasi, Kabupaten Merauke,” katanya.

Ia menambahkan, wilayah perairan laut Merauke rawan aktivitas ilegal, termasuk illegal fishing. Karena itu, Paskalis meminta Pos TNI Angkatan Laut di Torasi ditingkatkan statusnya menjadi PLBN laut. Menurutnya, perairan Papua Selatan juga berbatasan langsung dengan Australia, sehingga kawasan tersebut memiliki nilai strategis dan peran penting dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *