DPD KNPI Papua Selatan Tegaskan Satu Komando Dibawah Ryano Panjaitan
Rapat kerja daerah DPD KNPI Papua Selatan.
Merauke, PSP – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menegaskan tidak ada dualisme kepengurusan dalam tubuh organisasi kepemudaan KNPI, termasuk di tingkat Provinsi Papua Selatan.
DPP memastikan hanya satu kepengurusan yang sah dan diakui negara, yakni KNPI di bawah kepemimpinan Dominikus Buliba Gebze.
Sebab kepengurusan ini dibawah komando Ryano Panjaitan selaku Ketua DPP KNPI.
Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua OKK DPP KNPI, Bondan Wicaksono, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Orientasi Pengurus DPD KNPI Papua Selatan periode 2024–2027 yang berlangsung 14–15 November 2025 di Aula Hotel Halogen, mengusung tema “Peran Pemuda Papua Selatan Sebagai Wadah Kolaborasi, Inovasi, Visioner, dan Adaptif.”
Rakerda ini turut dihadiri perwakilan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan, TNI-POLRI, OKP, serta ketua dari lima kelompok Cipayung.
“Kami telah menerima dokumen resmi, terutama SK Kementerian Hukum dan HAM, yang menyatakan bahwa kepengurusan DPP KNPI yang sah adalah di bawah Bung Muhammad Ryano Panjaitan,” tegas Ketua DPD KNPI Papua Selatan Dominikus Buliba Gebze.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Selatan, Soleman Jambormias, yang membuka kegiatan itu, menegaskan hal senada.
“KNPI yang sah adalah yang saat ini berjalan. Kami sudah dua kali mengirim tim ke Jakarta untuk memastikan. Di luar itu, tidak ada kepengurusan lain,” ujarnya.
Wakil Ketua OKK DPP KNPI, Bondan Wicaksono, kembali mengingatkan bahwa kepemimpinan KNPI harus berada dalam satu garis.
“Tidak boleh ada kepemimpinan ganda. Kami yang diakui resmi oleh pemerintah,” tegasnya.
Bondan juga meminta para pemuda tidak terjebak konflik kecil, melainkan fokus pada pembangunan daerah.
“Pemuda harus berpikir besar, bukan ribut soal hal sepele. Kita harus dorong sektor-sektor strategis agar Papua Selatan berkembang,” ujarnya.
Rakerda ini dihadiri berbagai organisasi kepemudaan, termasuk kelompok PMKRI, HMI, GMKI, KAMMI, dan GMNI. [ERS-NAL]
