Pembentukkan Tim Satgas Pengawasan BBM Bersubsidi di Merauke Masih Berproses

0
Eric Rumlus

Eric Rumlus

Merauke, PSP – Persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan Pertalite di Merauke hingga saat ini masih belum teratasi. Belum lama ini juga puluhan supir truk di kabupaten Merauke melakukan pertemuan dengan Bupati Merauke untuk menyampaikan aspirasinya mengenai sulitnya mendapatkan BBM Subsidi di SPBU.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Merauke, Eric Rumlus mengatakan bahwa pihaknya bersama Provinsi tengah mempersiapkan Tim Satgas untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM khususnya BBM subsidi di kabupaten Merauke.

“ Kita dengan provinsi nanti kita bikin Satgas,  Satgas ini menjadi kendala karena ini menjadi kewenangan provinsi, jadi itu kenapa kemarin itu kita rapat coba cari celah karena Undang-Undangnya mengisyaratkan kewenangannya di Provinsi sehingga kita kerjasama dengan Provinsi,” katanya kepada media ini di kantornya, Selasa (7/10).

Lebih lanjut, salah satu yang akan ditertibkan adalah maraknya SPBU Mini atau POM mini. Bukan tanpa alasan, dari sisi keamanan POM mini ini tidak terjamin terlebih banyak kejadian kebakaran yang terjadi di kabupaten Merauke.

“ Memang harus ditertibkan karena di sisi keamanan tidak ada jamin karena didalamnya itu apa drum itukan berbahaya, kemudian harus dilakukan terra terhadap nozelnya tapi inikan tidak dilakukan. Ini bukan soal mata pencaharian tetapi menjadi penyalahgunaan BBM Bersubsidi, kemudian dari sisi keamanan tidak ada jaminan dan sering terjadi kebakaran, sehingga aspek itu yang harus kita perhatikan,” jelasnya.

Selain itu, kehadiran POM Mini ini diindikasi menjadi salah satu penyebab sulitnya mendapatkan BBM jenis Pertalite di SPBU. “ Kalau indikasinya itu ada, kita sudah lihat ada beberapa motor yang sering bolak-balik masuk SPBU,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *