Pemerintah Provinsi Papua Selatan Luncurkan Kopi Kasuari, Inovasi Mantan Bupati Merauke

0
Peluncuran kopi Kasuari inovasi Fredderikus Gebze oleh Gubernur Safanpo.

Peluncuran kopi Kasuari inovasi Fredderikus Gebze oleh Gubernur Safanpo.

Merauke, PSP  — Pemerintah Provinsi Papua Selatan secara resmi meluncurkan produk Kopi Kasuari, sebuah inovasi yang diinisiasi oleh mantan Bupati Merauke, Frederikus Gebze, bersama rekannya Aditia.

Peluncuran ini dilakukan oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dalam acara coffee time yang berlangsung di Taman Satwa Yamai Atid, Merauke, pada Selasa (24/9).

“Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan mengucapkan selamat dan sukses, serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Fredy dan Mas Adit,” ujar Gubernur Safanpo.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa Kopi Kasuari merupakan produk baru hasil perpaduan antara biji kopi dan unsur kasuari sebagai ikon lokal. Menurutnya, kehadiran kopi ini menjadi kekayaan baru bagi daerah.

“Ini merupakan suatu kekayaan bagi kita. Mudah-mudahan kopi ini bisa dikenal lebih luas, baik di Merauke maupun di seluruh wilayah Papua Selatan,” lanjutnya.

Gubernur Safanpo juga berharap agar Kopi Kasuari dapat dipromosikan hingga ke daerah lain dan berkembang menjadi produk unggulan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Untuk menghasilkan produk-produk unggul yang inovatif, kita harus kreatif. Kreativitas lahir dari ide dan gagasan baru,” ungkapnya.

Ia pun mengapresiasi langkah Frederikus dan Aditia, yang menurutnya telah menunjukkan jiwa rekayasa (engineer) dalam menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya.

“Kaka Fredy ini termasuk seorang engineer, karena telah menemukan atau mengkreasikan sesuatu yang memiliki nilai kebaruan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa kemajuan hanya bisa dicapai dengan keberanian menemukan dan menciptakan hal-hal baru, sebagaimana yang dilakukan oleh para inisiator Kopi Kasuari.

“Mudah-mudahan kopi ini bisa bersaing, baik di pasar lokal maupun regional. Semua tergantung pada bagaimana kita mengelola dan mempromosikannya,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan suatu produk juga ditentukan oleh konsistensi produksi, pengenalan kepada masyarakat, serta keunikan rasa dan manfaat yang ditawarkan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami sangat senang dan memberikan penghargaan serta apresiasi yang tinggi atas inovasi ini,” tegas Gubernur Safanpo.

Ia menyadari, menemukan hal baru bukan perkara mudah, karena membutuhkan kemampuan lebih serta keberanian untuk mewujudkan ide menjadi kenyataan.

“Mengaplikasikan pikiran menjadi kenyataan itu bukan hal yang mudah,” kata Gubernur Safanpo. Pemerintah, kata dia, siap mendukung inisiatif seperti ini. “Ajukan saja proposalnya, nanti akan kami pelajari. Jika prospeknya bagus, pemerintah siap membantu pengembangan usaha Kopi Kasuari ke depannya,” jelasnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *