BPOM Monev Pelaksanaan Program Keamanan Pangan di Kabupaten Merauke
Pembukaan Monev program Keamanan Pangan
Merauke, PSP – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Loka POM Merauke menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) program priotitas Nasional terkait Keamanan Pangan di kabupaten Merauke, Rabu (6/8) dan dibuka langsung oleh Sekda kabupaten Merauke, Yeremias Ndiken. Kegiatan tersebut menyangkut Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pasar Pangan Aman berbasis Komunitas dan Sekolah yang melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Kepala Loka POM Merauke, Minarto mengatakan program Keamanan Pangan di kabupaten Merauke di tahun ini merupakan yang pertama kali dilakukan.
Minarto menjelaskan dalam pelaksanaan program Keamanan Pangan ini dilakukan di beberapa lini karena dalam upaya menuju Indonesia Emas di tahun 2045 ini tidak hanya cukup menyiapkan sarana-prasarana tetapi juga harus menyiapkan SDM-nya.
“ Makanya BPOM mulai dari tingkat sekolah kita melakukan intervensi di sekolah-sekolah yang melakukan pembudayaan keamanan pangan. Dengan anak-anak didik kita yang sehat dan cerdas dengan memperoleh pangan yang bebas dari bahan-bahan yang dilarang itu kita harapkan SDM kita semakin meningkat khususnya di kabupaten Merauke,” jelasnya.
Selain sekolah, program Keamanan Pangan ini juga melebar ke pasar karena pasar adalah tempat jual-beli makanan pokok sehari-hari yang dibutuhkan masyarakat. Dengan program ini diharapkan masyarakat mendapatkan produk pangan aman, bermutu dan berkualitas.
“ Memang dalam kegiatan itu kita menemukan adanya penjualan bahan berbahaya dalam hal ini adalah bahan yang mengandung boraks yang akan dicampur ke makanan dan itu sangat berbahaya untuk kesehatan. Kemudian kita kegiatan dilanjutkan di desa, kebetulan yang terpilih di kelurahan Karang Indah,” lanjutnya.
Mengingat program tersebut baru pertama kali dilakukan di Merauke, dirinya menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program ini. Untuk itu dalam kegiatan Monev ini dirinya berharap masukan dari seluruh stakeholder terkait agar kedepan pelaksanaan program Keamanan Pangan ini bisa semakin baik.
“ Karena ini kegiatan kami yang pertama tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan, nanti mohon masukan, perbaikan sehingga kami dalam pelaksanaan tahun depan berjalan lebih baik lagi,” tambahnya.
Namun begitu, pihaknya selalu berkomitmen mendukung Pemerintah Daerah dalam menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.  “ BPOM akan selalu berkomitmen di setiap UPTD-UPTD yang ada di Indonesia untuk mendukung pemerintah daerah dalam hal ini adalah Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Merauke dalam keamanan pangan,” pungkasnya.[JON-NAL]
