Diserang Sakit Pencernaan, Maria Dapat Layanan Cepat Berkat JKN
Merauke, PSP – Kondisi darurat bisa datang kapan saja, dan itulah yang dialami Maria Teresia (21) peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Pada tiga hari yang lalu, ia tiba-tiba mengalami nyeri hebat di bagian perut, disertai muntah dan lemas. Tidak menunggu lama, keluarga segera membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Merauke.
“Saya pikir cuma masuk angin biasa, tapi ternyata makin malam makin sakit. Badan saya gemetar, kepala pusing, dan saya sampai nggak kuat berdiri. Rasanya sakit sekali, seperti ditusuk-tusuk. Panik juga karena malam hari. Untungnya saya punya kartu JKN, jadi langsung ditangani begitu sampai di IGD.”
Sesampainya di IGD, petugas medis segera melakukan triase dan tindakan medis awal. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Maria mengalami gastritis akut (radang lambung) disertai dehidrasi sedang hingga berat. Ia pun langsung mendapatkan infus dan perawatan darurat tanpa harus menunggu lama.
“Saya dibantu cepat sekali, langsung ditangani di IGD. Petugasnya ramah dan tidak tanya macam-macam. Mereka hanya minta KTP dan kartu JKN. Saya lega karena langsung dapat penanganan,” tambah Maria.
Maria mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Ia tidak perlu membayar biaya pengobatan dan perawatan selama dirawat.
“Saya dirawat sudah tiga hari ini. Semua ditanggung BPJS. Dari IGD sampai saat ini, saya tidak keluar uang sama sekali. Hanya bawa KTP dan kartu JKN, langsung dilayani dengan baik,” jelasnya saat ditemui tim Jamkesnews pada Senin (07/07).
Kondisi Maria kini sudah semakin membaik meskipun masih dalam perawatan rawat inap di RSUD Merauke. Ia mengaku pengalaman ini membuka matanya tentang pentingnya menjadi kepesertaan aktif JKN.
“Saya berterima kasih sekali. Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, saya tidak tahu bagaimana bisa bayar semua biaya rumah sakit. Ini benar-benar menolong kami yang pas-pasan.”
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol, menjelaskan bahwa JKN memang dirancang untuk menjamin masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat maupun pelayanan kesehatan rutin.
“Kasus seperti yang dialami Maria adalah bukti nyata bagaimana JKN hadir dan bekerja sebagaimana mestinya. Peserta yang mengalami kondisi kegawatdaruratan berhak mendapatkan layanan cepat dan tepat di fasilitas kesehatan yang bekerja sama, tanpa dipersulit oleh prosedur administratif,” ujarnya.
Menurut Erika, pelayanan di IGD menjadi salah satu komponen penting dalam sistem rujukan JKN. Setiap peserta yang mengalami kondisi kegawatdaruratan, seperti nyeri hebat, demam tinggi, atau kehilangan kesadaran, dapat langsung ditangani tanpa harus melalui proses administrasi yang berbelit.
“Ini bagian dari prinsip gotong royong. Iuran yang dibayarkan setiap bulan, sekecil apa pun, pada akhirnya menjadi kekuatan bersama yang dapat menyelamatkan nyawa orang lain saat dibutuhkan. Seperti dalam kasus Maria,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa RSUD Merauke merupakan salah satu fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) yang memiliki kerja sama kuat dengan BPJS Kesehatan. Pelayanan di IGD, rawat inap, hingga pengobatan lanjutan dapat diakses oleh peserta JKN sesuai indikasi medis.
“Kami terus mendorong agar masyarakat tidak ragu menjadi peserta JKN. Iurannya ringan, manfaatnya sangat besar. Bahkan dalam kondisi darurat, JKN dapat menjadi penyelamat hidup,” tambahnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa RSUD Merauke merupakan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) yang telah menjalin kerja sama erat dengan BPJS Kesehatan, dan telah menerapkan transformasi mutu layanan yang berfokus pada kepuasan peserta.
Kisah Maria menjadi potret nyata bahwa program JKN bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi rakyatnya. Di tengah kondisi darurat, JKN hadir menjadi penghubung antara kebutuhan dan harapan akan layanan kesehatan yang adil dan setara hingga ke pelosok negeri termasuk di ujung timur Indonesia, Merauke.[JON-NAL]
