Tingkatkan Kepesertaan JKN, Sosialisasi Terpadu BPJS Kesehatan Sasar Pelaku Badan Usaha di Merauke

0
WhatsApp Image 2025-06-30 at 09.57.36_0d2bd9d3

Merauke, PSP – Dalam rangka memperluas cakupan kepesertaan dan meningkatkan kepatuhan badan usaha terhadap penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Merauke menggelar sosialisasi terpadu bagi pelaku badan usaha di wilayah Kabupaten Merauke, Kamis (26/06). Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan perwakilan badan usaha, instansi pemerintah terkait, serta mitra kerja BPJS Kesehatan.

Dengan keterlibatan badan usaha yang aktif dan patuh, diharapkan para pekerja dapat terlindungi secara menyeluruh dalam sistem JKN, sehingga memiliki jaminan kesehatan yang pasti dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol, menegaskan pentingnya kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan pelaku usaha dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang adil dan merata.

“Kami menyadari bahwa badan usaha memiliki peran strategis dalam mendukung Program JKN, baik dari sisi peningkatan kepesertaan maupun dalam memastikan seluruh pekerja mendapatkan haknya atas jaminan kesehatan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh pemilik dan pengelola usaha memahami hak, kewajiban, serta kemudahan layanan yang kami hadirkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa BPJS Kesehatan telah melakukan berbagai transformasi pelayanan, termasuk digitalisasi pendaftaran, pelaporan data, dan pelacakan pembayaran iuran yang kini dapat diakses melalui EDABU (Elektronik Data Badan Usaha) dan Mobile JKN.

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta dari Kejaksaan Negeri Merauke sebagai mitra strategis dalam mendukung penegakan regulasi kepesertaan JKN di lingkungan badan usaha.

Melyn Melani perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Energi Dan Sumber Daya Mineral Papua Selatan, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.

“Jaminan kesehatan pekerja bukan hanya kewajiban administratif, tapi bentuk perlindungan dasar yang harus dipenuhi. Kami berharap seluruh perusahaan di Merauke dapat lebih proaktif dalam mendaftarkan dan membayarkan iuran pekerjanya,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari salah satu badan usaha yang hadir, Syafaat, PIC BPJS Kesehatan dari PT. Tunas Sawa Erma, Papua Selatan, mengaku mendapatkan banyak pemahaman baru dari kegiatan ini.

“Kami jadi lebih paham bagaimana cara pelaporan data karyawan secara rutin, cara mengakses fitur di EDABU, dan juga sanksi jika ada keterlambatan. Tapi kami juga melihat bahwa BPJS Kesehatan sekarang lebih responsif dan terbuka terhadap masukan dari badan usaha,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diselingi dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan kendala yang dihadapi dalam mengelola administrasi JKN di lingkungan kerja masing-masing. BPJS Kesehatan pun memberikan penjelasan langsung serta solusi atas berbagai tantangan tersebut.

Dengan digelarnya sosialisasi terpadu ini, BPJS Kesehatan Cabang Merauke berharap terjalin sinergi yang lebih erat antara pihak penyelenggara program dan pelaku dunia usaha. Kesehatan di Kabupaten Merauke bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi hasil kerja bersama dari seluruh elemen, termasuk badan usaha yang menjadi ujung tombak perlindungan tenaga kerja.

Sebagai penutup, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Merauke kembali mengingatkan bahwa manfaat Program JKN bukan hanya untuk saat ini, tetapi investasi untuk masa depan yang lebih sehat dan terlindungi.

“Kami mengajak seluruh badan usaha untuk menjadi bagian dari gerakan gotong royong ini. Lindungi karyawan Anda, pastikan mereka bisa mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir soal biaya. Bersama kita wujudkan Indonesia yang lebih sehat dan produktif,” tutup Erika mengakhiri kegiatan tersebut. [JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *