12 April 2024

Program JKN semakin baik dan tidak ada perbedaan layanan kesehatan

0

Merauke, PSP – Pemerintah terus berupaya memberikan jaminan Kesehatan bagi Masyarakat, salah satu contohnya melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dihadirkan BPJS Kesehatan. Manfaat program jaminan Kesehatan ini telah banyak dirasakan oleh banyak Masyarakat, termasuk oleh Marwiah Mahos.

Marwiah Mahos (54) yang berprofesi sebagai seorang pedagang dan bertempat tinggal di Gang Sayur, Kabupaten Merauke merupakan salah satu peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sangat merasakan manfaat adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat tengah dijumpai oleh tim dari Jamkesnews di rumah sakit tempat ia dirawat, Marwiah nama panggilan akrabnya saat berbagi cerita kepada tim tentang bagaimana pengobatan penyakit asmanya.

“Awalnya saya merasakan keluhan dada terasa sesak dan kesulitan untuk bernapas. Ketika asmanya kambuh, saya selalu mengonsumsi obat yang selalu tersedia di dalam tas saya bawa. Namun, setelah beberapa waktu mengonsumsi obat-obatan tersebut, saya tidak kunjung merasakan perubahan yang berarti. Akhirnya saya memutuskan untuk membawanya menjalani pengobatan di Unit Gawat Darurat (UGD) di Rumah Sakit, Kabupaten Merauke,” tuturnya.

Marwiah menambahkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, Ia disarankan untuk menjalani perawatan secara intensif dikarenakan penyakit asma yang dideritanya. Akan tetapi, kekhawatiran keluarga mulai muncul berkaitan tentang pembiayaan pelayanan kesehatan Marwiah yang tidak sedikit apabila hendak menjalani pengobatan secara rutin. Tetapi, rasa kekhawatiran pun mulai terjawab dengan adanya kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Marwiah telah terdaftar sebagai salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dari segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Kabupaten Merauke.

“Saya terbayang tentang pembiayaan yang akan dikeluarkan selama perawatan rutin dan intensif ini. Tetapi saya merasa tenang dan aman sebab kami telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meskipun pembayaran iuran kami masih dibantu oleh Pemerintah Daerah Merauke, kami selama ini tidak merasakan adanya perbedaan pelayanan yang diberikan oleh petugas pelayanan di Rumah Sakit. Kemudian, hal yang paling penting dan patut kami syukuri bahwa tidak adanya biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan saya, termasuk dengan perawatan sebelum dan setelah tindakan, maupun obat-obatan yang seluruhnya telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Sebagai salah satu peserta yang telah terdaftar sejak Program Jaminan Kesehatan Sosial (JKN) sejak pertama kali diluncurkan, Marwiah mengakui bahwa sistem pelayanan kesehatan semakin hari semakin meningkat menjadi lebih baik. Ia tidak menyangka bahwa akan banyak sekali manfaat yang akan diterimanya. Hanya berbekal kartu JKN-KIS, dapat menanggung biaya pengobatannya. Peningkatan ini tidak terlepas disebabkan karena adanya sinergi antar pelaku kepentingan, yaitu antara BPJS Kesehatan dengan pemangku kepentingan lainnya yang telah sigap dalam melakukan perbaikan sistem pelayanan Kesehatan demi kepuasan peserta.

Terkait dengan pelayanan, baik ketika di BPJS Kesehatan maupun di Rumah Sakit, ia mengatakan puas dengan seluruh pelayanan yang diberikan. Tidak ada perbedaan pelayanan bagi peserta. Semua peserta diperlakukan dengan setara, tidak memandang segmentasi peserta, bahkan dengan kelas yang tinggi. Maka, ia amat menyayangkan jika masih ada peserta yang merasa diperlakukan tidak adil berkaitan dengan pelayanan.

Marwiah memiliki harapan besar kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan pemangku kepentingan untuk senantiasa tanggap dan peduli berkaitan dengan permasalahan Kesehatan Masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah, mengingat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat membantu ketika dalam kondisi darurat dan butuh perawatan cepat.[***]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *