Wakapolres : Untuk mendirikan Pospol harus diatas tanah bersertifikat

0
Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga, SIK.

Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga, SIK.

Merauke PSP – Dalam Rapat Dengar Pendapat soal kamtibmas di Kantor DPRD Merauke, Selasa (22/3), Organisasi Kepemudaan (OKP) maupun gerakan mahasiswa meminta agar Polres Merauke kembali mengaktifkan kembali Pos Polisi yang ada di Jalan Kudamati, Kelapa Lima maupun di beberapa tempat lainnya.

Permintaan itu berkaca dari maraknya kejadian-kejadian yang sangat meresahkan masyarakat belakangan ini. Mulai dari kasus pembacokan, pengeroyokan, penganiyaan, jambret hingga kejahatan lainnya.

Merespon permintaan itu, Wakapolres Merauke, Leonardo Yoga,S.IK, menyebut, bukan pihaknya tidak mau. Hanya saja, untuk mendirikan sebuah pos, harus diatas tanah yang memiliki sertifkat.

“Bagimana mau mau bangun , kalau tidak memiliki legalitas, kami tidak bias. Itu tidak bisa dimasukakan dalam pertanggungjawaban anggaran Negara,” terang orang nomor dua di jajaran Polres Merauke itu.

Untuk personil sendiri, lanjut mantan Kabag Ops Polres Merauke itu,  siap saja untuk ditempatkan di pos-pos. Begitu juga dengan personil dari Kodim 1707/MRK. Hanya saja, pihaknya tidak mungkin merampas tanah milik orang lain. Bila ada dukungan tempat dan oprasional untuk pos, pihaknya bisa merealisasikan.

“Seperti yang di Pos Kudamati, beberapa waktu sebelumnya, sempat diaktifkan. Tapi,  belakangan ini tidak lagi,” bebernya.

Sementara Kasdim 1707/MRK, Mayor (Inf) Abdul Hadi mengemukakan pihaknya sudah bersinergi dengan unsur Kepolisian dalam menekan kriminalitas yang terjadi. Salah satunya, patroli gabungan. 

Ketua DPRD Merauke, Ir.Benjamin Latuhamina, Wakil Ketua I, Almarotus Solikah, Wakil Ketua II, Dominikus Ulukyanan hingga anggota dewan lainnya, memberikan apresiasi atas langkah-langah yang sudah dilakukan kepolisian dan TNI selama ini, dalam menjaga kamtibmas. “Saya mengapresiasi Wakapolres maupun Kasat Reskrim, atas upaya-upaya yang dilakukan. Saya pikir, kita perlu melakukan coffee morning bersama unsur Forkopimda, tomas, todat, tohoh pemuda untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang marak terjadi belakangan ini,” kata Waket I, Almarotus.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *