Waspadai Orang Asing, Tim CIQ Bersama BPPD Merauke Lakukan Pengawasan dan Patroli di Kampung Guiss dan Kweel

0
Patroli perbatasan Karantina Pertanian bersama BPPD Merauke.

Patroli perbatasan Karantina Pertanian bersama BPPD Merauke. Foto: PSP/JON

Merauke, PSP – Perbatasan darat antar negara menjadi salah satu titik poin yang perlu diwaspadai. Jika tidak ada kontrol, area tersebut dapat terjadi pelanggaran yang akan mengancam kedaulatan negara. Terlebih lagi bayak titik perlintasan yang tidak resmi, sehingga sering disalahgunakan untuk bisa bebas masuk ke negara tujuan, termasuk Indonesia.

Di bagian Selatan Papua, merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara PNG, disepanjang pesisir wilayah Merauke hingga Boven Digoel terdapat titik  perlintasan yang dipergunakan oleh warga PNG untuk bisa masuk ke Indonesia. Tentu ini menjadi tanggung jawab bersama agar wilayah NKRI tetap terjaga.

Untuk menertibkan hal tersebut, berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah Pusat dan Daerah diantara mendirikan PLBN Sota dan PLBN Yetetkun serta melakukan pengawasan  serta yang terjadwal.

Selain itu pengawasan di daerah perbatasan juga terus dilakukan oleh Badan Pengelola Perbatasan Daerah bersama TIM CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) Merauke melakukan Pengawasan perbatasan Darat  dan Patroli Bersama di lokasi PT. Papua Agro Lestari, kampung Nguiss, Distrik Uilin.

” Target kita adalah orang PNG yang masuk melalui jalur rawa Kasat. Tim memantau aktivitas yang ada dengan cara melakukan sweepeing identitas serta barang bawaan,” ungkap Abdul Rasyid salah satu petugas Karantina Pertanian yang ikut dalam Rombongan. Selain Kampung Guiss, Patroli  bersama juga di lakukan di kampung Kwell distrik Elikobel berlokasi di depan Pos Pamtas Kwell. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memeriksa kelengkapan adminstrasi pelintas yang lewat.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *