Soal Antrian, dr. Yenny: Ada Nomor Yang Dikeluarkan

0
RSUD Merauke

Merauke, PSP – Direktur RSUD Merauke, dr Yenny Mahuze angkat bicara soal keluhan masyarakat yang tidak bisa mendapat nomer antrean meski talah berangkat ke rumah sakit pada pukul 05:00 pagi. Menurut Yenny, hal ini disebabkan oleh permainan oknum yang belum diketahui.

“Ada yang menulis nama di kertas nomer berapa-nomer berapa begitu, waktu loket buka jam 6 untuk ambil nomor, orang-orang yang sudah ambil nama itu datang, mereka ambil nomor tidak ada. Jadi ada nomor yang dikeluarkan, tapi bukan dari rumah sakit, jadi dobel,” terangnya kepada awak media di kantor Setda Merauke, Kamis (13/1).

Saat ini Yenny mengaku sedang mencari siapa aktor dibalik masalah ini. “Saya lagi cek siapa yang membagikan, siapa yang menulis nama. Jadi ada yang menulis ditenada, tapi bukan petugas,” tambahnya.

Selain itu, Yenny mengemukakan bahwa memang rumah sakit membatasi jumlah pasien dalam setiap harinya. Menurutnya ini karena keterbatasan jumlah dokter dan tenaga menadis.

“Sementara untuk dokter penyakit dalam itu dalam sehari, hanya 50 pasien saja yang bisa dilayani dan satu minggu masih 3 kali untuk penyakit dalam. Kita tetap buka loket jam 6, kalau sudah sampai 50 itu sudah tidak bisa dapat nomor,” sebutnya.

Adapun dalam perbaikan pelayanan nantinya, Yenny menuturkan akan meningkatkan fasilitas dan sarana prasarana pelayanan kesehatan yang berbasis mesin.

“Sekarang kita akan aktifkan pengambilan nomor pakai mesin antrean. Jadi nanti mesin antrean akan dibuka jam 6,” pungkasnya. [WEND-NAL] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *