8 Desember 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Keuskupan Agung Merauke Apresiasi MRP Tolak Peredaran Miras

Vikjen Keuskupan Agung Merauke P. Hendrikus Kariwop

Merauke, PSP – Keuskupan Agung Merauke mengapresisasi repretansi Majelis Rakyat Papua (MRP) dalam penolakan produksi dan peredaraan miras pada wikayah provinsi papua dan lebih khusus wilayah kabupaten merauke. Penolakan produksi dan peredaran miras tentu merupakan suara hati rakyat papua yang di repretansikan oleh MRP dengan mengeluarkan surat keputusan majelis rakyat Papua No 4 tentang pengetatan peredaraan minuman beralkohol.

Vikjen Keuskupan Agung Merauke P. Hendrikus Kariwop saat ditemui media ini menyampaikan, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten baik eksekutif maupun legislatif sangat di harapkan untuk mempertegaskan penerapan peraturan tentang penolakan peredaraan miras di tingkat provinsi papua dan lebih khusus di kabupaten merauke, penerapan peraturan tentang penolakan miras harus dilakukan secara terustruktur.

“Tingkat kontrol harus di fungsikan mulai dari tinggkat provinsi, kabupaten, dan kecamatan, begitupun tingkat kontrol yang ingin dilakukan pada masyarakat untuk stop mengonsumsi minuman keras, harus di terapkan juga secara struktur mulai dari sosialisasi, pelaksanaan sampai pada tingkat kontrol, bahkan harus di berikan sangsi pada mereka yang pengguna dan pengedar miras,” ucap P. Hendrikus saat ditemui disela-selah kesibukannya belum lama ini.

Dia juga mengatakan, pemerintah daerah harus mampu untuk melihat situasi yang terjadi, di kabupaten merauke, karena segala aktivitas yang kurang baik, mulai dari kriminal, pemerkosaan, penganiayaan dan beberapa tindakan keji lainnya, yang merugikan orang lain itu berawal dari minuman keras. Ini fakta yang terjadi pada wilayah papua dan lebih khusus kabupaten merauke.

“Secara rohani juga ingin kami sampaikan, ketika kita mengonsumsi minuman keras yang merusak organ tubuh kita, berarti kita tidak menghargai ciptaan tuhan yang amat baik, dan akibat dari minuman keras, kita melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan orang lain, maka hukumannya adalah dosa dan tempatnya adalah neraka. Oleh karena itu secara pribadi kita harus sadar bahwa betapa tidak bermanfaatnya minuman keras bagi tubuh kita,” tutupnya. [RADE-NAL]

error: Content is protected !!