Covid-19 Di PNG Parah, Diperbatasan Perlu Penanganan Khusus

0
Rakor Pembangunan Kawasan Perbatasan RI - PNG (7)

Rakor Pembangunan Kawasan Perbatasan RI - PNG. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Kondisi Pandemi Covid-19 di Papua New Guinea (PNG) tengan berada pada puncak-puncaknya. Oleh karena itu, kewaspadaan  perlu ditingkatkan untuk menanggulangi dampak penularan ke Kabupaten Merauke sebagai salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan PNG.

“Covid di Papua New Guinea saat ini keadaannya sama dengan kita waktu bulan-bulan Maret, yang satu keluarga bisa kena sekian orang. Dan mereka juga bisa buat kuburan masal,” ungkap Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Papua Suzana Wanggai, di aula hotel Megaria, Kamis (4/11).

Menurut Suzana, peningkatan Covid-19 di PNG disebabkan oleh tidak adanya ketaatan warga PNG dalam mengikuti program vaksinasi.  “Mereka disana untuk vaksin itu pilihan, jadi bukan satu kewaiban. Mungkin awalnya pemerintah bilang ini wajib, tetapi masyarakatnya bilang tidak, karena adat tidak bisa,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Merauke, Riduwan dalam kesempatan yang sama mengemukakan bahwa pemerintah Kabupaten Merauke akan melakukan langkah-langkah pencegahan dalam rangka mewaspadai kemungkinan masuknya covid-19 melalui jalur perbatasan di sekitar Merauke.

“Ini nanti bagaimana harus perlakuan khusus bagi para pelaku pelintas batas kita. Para orang-orang kita yang berkegiatan di RI-PNG jangan sampai masuk yang kita tidak tahu dan menyebarkan ke keluarga-keluarga yang ada di Indonesia,” katanya kemarin. Riduwan menambahkan bahwa melalui pihak terkait dijajarannya, pencegahan dan penanggulangan sejak dini akan dilakukan.“Ini perlu penangganan khusus baik oleh Dinas Kesehatan, TNI/Polri dan dinas instansi terkait lainnya,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *