27 Juli 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Deklarasi Damai dan Penandatangan Pakta Integritas Digelar Sebelum PSU

Kapolres dan Dandim serta Pjs Bupati saat memantau jalannya PSU. Foto: PSP/VER

Tanah Merah, PSP – Deklarasi damai dan Penandatangan Pakta Integritas dalam pencegahan Covid 19 dalam PSU (Pemungutan Suara Ulang) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel 2020 digelar, Jumat, 16 Juli 2021. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU RI, Ilham Syaputra, Sekertaris Jendral KPU Ribernard Sutrisno, Ketua Bawaslu RI, Abhan, Kapolres Boven Digoel AKBP. Syamsurijal, S.I.K., Dandim 1711 Boven Digoel, Letkol Inf Daniel Panjaitan, Pj. Bupati Boven Digoel Yimin Weya, beserta  tiga pasalon Bupati dan Wakil Bupati.  Selain menggelar deklarasi damai, pada kesempatan itu juga digelar pemusnahan surat suara yang rusak dan lebih. Surat suara yang lebih dan rusak dalam PSU Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel tahun 2020 sebanyak 970 lembar dengan rincian yakni surat suara rusak sebanyak 961 lembar dan surat suara lebih sebanyak 9 lembar.

PjS. Bupati Boven Digoel dalam sambutannya mengatakan, meskipun saat ini sedang ada wabah Covid-19 namun ada agenda besar yang harus dilaksanakan di Boven Digoel yaitu PSU, kami harapkan kepada pihak keamanan agar dapat menjaga keamanan di Kabupaten Boven Digoel ini selama pelaksanaan PSU ini.

“saya berpesan kepada setiap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati agar dapat mempersiapkan diri untuk menang dan siap kalah dalam pelaksanaan PSU ini. Mari kita bergandengan tangan, bersatu untuk menjaga situasi di Kabupaten Boven Digoel tetap aman dan kondusif serta mari bersama-sama kita mensukseskan PSU ini,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Ilham Syaputra dalam sambutannya mengharapkan agar pelaksanaan PSU nantinya dapat berjalan dalam situasi aman, lancar secara jujur dan adil. Semoga dengan pelaksanaan PSU nanti dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas di Kabupaten Boven Digoel.Selain itu, apabila ada ketidak puasan dari peserta nantinya agar dapat menggunakan ruang Hukum yang diberikan dan tidak melakukan tindakan-tindakan anarkhis.

Menurutnya sebagai penyelenggara KPU sudah berusaha semaksimal mungkin dalam pelaksanaan PSU ini, kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan PSU ini. Untuk itu dihimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk dapat menerima hasil PSU nantinya, namun apabila ada ketidakpuasan dari peserta agar dapat menempuh jalur yang telah di siapakan.

“PSU ini sesungguhnya adalah untuk mencari pemimpin terbaik Kabupaten Boven Digoel dan bukan menjadi pemutus hubungan silaturrahmi. Untuk itu mari kita sama-sama kawal Agar penyelenggara Pemilu dapat bekerja sebaik-baiknya.” Ungkapnya. Pantauan media ini Diakhir kegiatan dilanjutkan dengan Penandatangan Deklarasi Damai dan Pakta Integritas oleh Paslon, Ketua KPU Papua, Bawaslu Boven Digoel, Pjs Bupati Boven Digoel, Kapolres Boven Digoel, Dandim 1711, Ketua LMA dan Tokoh agama.[VER-NAL]