Tidak Ada Pergeseran Patok Perbatasan Negara RI-PNG
Prajurit Yonif 611/AL, saat melaksanakan patroli patok, kemarin. Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Tak ada pergeseran patok perbatasan antara Negara Republik Indonesia – Negara Papua Nugini (RI-PNG) di wilayah Sota, Kabupaten Merauke.. Hal itu diketahui usai Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long Pos Komando Utama (Kout) Sota melakukan patroli patok perbatasan kedua Negara, Selasa, (6/4).
Komandan Satgas Yonif 611/Awang Long, Letkol Inf Albert Hutagalung mengemukakan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), diantaranya, mengamankan wilayah perbatasan.
“Untuk itu sesuai dengan perintah dan petunjuk Komando atas, saya pun memerintahkan jajaran Pos Satgas Yonif 611/Awang Long melaksanakan patroli patok batas guna meyakinkan tidak ada pergerseran patok,” terangnya, kemarin.
Dansatgas menambahkan tujuan kegiatan patroli bertujuan mengecek dan meninjau secara langsung keadaan dari patok-patok batas negara seperti PBN (Pilar Batas Negara), BSP (Border Sign Post) maupun CBDRF (Common Border Datum Reference Frame).
“Jika terdapat beberapa patok yang mengalami kerusakan atau bergeser dari tempat semula maka di situlah tugas kami untuk mendata serta melaporkan. Kondisi tersebut sesuai dengan protap Satgas yang berlaku,” lugasnya.
Meski April cuaca di sebagian wilayah Indonesia sedang dirundung musim penghujan, namun hal itu tidak menyurutkan niat dan semangat dari personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long Pos Kout Sota untuk melaksanakan kegiatan patroli patok perbatasan di sepanjang wilayah perbatasan RI-PNG.
Perwira Topografi (Patop) Satgas Yonif 611/Awang Long, Lettu Ctp Yudi yang terjun langsung melaksanakan patroli patok menyebut situasi cuaca seperti ini memang untuk melaksanakan patroli patok cukup berat. “Cuaca yang sering hujan mengakibatkan jalan untuk menuju patok batas digenangin air, karena kondisi medan yang berupa rawa-rawa sehingga sulit untuk dilintasi,” akunya.(FHS-NAL)
