Pegunungan Bintang Belum Putuskan Gabung ke DOB PPS

0
Spei Yan Bidana,ST. M.Si

Spei Yan Bidana,ST. M.Si

Merauke, PSP – Kabupaten Pegunungan Bintang belum memutuskan berkaitan dengan gabung atau tidaknya wilayah ini dalam rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Selatan (PPS). Demikian disampaikan Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana,S.T.M.Si saat ditemui di Kargo Bandar Udara Mopah Merauke kemarin.

Dikatakan Spei, rakyat di Pegubin sedianya terbagi dua. “Untuk pemekaran, rakyat disana terbagi dua. Karena di Pegunungan Bintang terbagi utara dan selatan, dari selatan itu Oksibil ke selatan itu seperti Iwuk, Awimbon, Kawor lebih dekat ke Merauke. Namun kalau ke utara, Wirok, Batom, Bime, Borme itu lebih dekat ke Jayapura. Jadi nanti dalam proses ini kami akan ambil keputusan setelah berdiskusi dengan rakyat dengan Papua Selatan atau dengan Papua. Jadi belum ada keputsan karena ada tipe wilayah, wilayah di pegunungan bintang di bagi dua. Jadi kami akan diskusi, keputusan terakhir setelah musyawarah nanti,” tutur Spei.

Spei mengakui, bahwa dirinya sendiri sudah menolak bergabung.”Memang dari saya sendiri saya katakan sudah seperti itu, (Menolak) tapi rakyat terbagi dua makanya saya harus akomodir kepentingan rakyat,”tandasnya.

Bupati Spei katakan, dalam rencana Pegunungan Bintang terbagi menjadi 3 kabupaten. “Kami punya perencanaan 3 kabupaten di Pegungan Bintang. Jadi dalam rangka ini Ketengban dan Bintang Sibik jadi di utara itu otomatis dia masuk ke provinsi, lalu pegunungan bintang bisa masuk ke selatan,” kata Spei. Kendati demikian, Bupati Spei meminta seleuruh stake holder di Merauke bersama – sama mendorong Merauke menjadi Kota Madya. “Saya lebih cenderung mendukung kota madya Merauke dengan kabupaten kabupaten ini di mekarkan lebih dulu. Jadi kota madya ini yang harus di dorong Merauke, plus Kabupaten Pegunungan Bintang yang kita dorong 3 kabupaten. Kita lebih menyentuh itu kabupaten, supaya ini bisa menyentuh jantung rakyat , jadi kota madya ini dibentuk supaya Merauke ini geser ke sota, jadi ini harus berfikir perencanaan strategis, Jadi saya harap, stakeholder di Merauke ini dorong kota Merauke jadi Kota Madya,” pungkasnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *