Tahun Ini Dinas Ketapang Targetkan Kirim 150 Ton Beras

0
Kepala Dinas, Ketapang, Zem Raimens Imbeni

Kepala Dinas, Ketapang, Zem Raimens Imbeni

Merauke, PSP – Ditahun 2021, Dinas Katahanan Pangan Kabupaten Merauke kembali menargetkan pengiriman150 ton beras ke beberapa distrik dan kabupaten lain.

Kepala Dinas Ketapang Merauke, Zem Raimens Imbenai mengatakan bahwa meskipun mendapat banyak kendala dan keterbatasan, namun saat ini pemerintah terus berupaya agar bisa membatu menuntaskan persoalan penyerapan beras petani.

“Kami dari dinas teknis ketahanan pangan untuk 2021, kami berharap paling tidak kami bisa melakukan kegiatan yang sama, mengulang dengan tahun yang kemarin lewat komunikasi yang kami bangun melalui dana APBN, melalui provins. Dimana pengalaman tahun lalu kami bisa menyerap 150 ton beras petani yang salurkan kebeberapa wilayah distrik di Kabupaten Merauke dan ke Boven Digoel,” katanya, di ruang kerjanya, Jumat (26/3/2021).

Zem menambahkan, upaya penyerapan beras biasanya Ia lakukan di akhir tahun. Namun demikian, diawal masa penen musim rendengan ini ini, pihaknya sudah mulai turun kepetani untuk melihat dan mendata sejaumana yang petani bisa hadir untuk membantu.

“Realisasinya biasanya di Bulan agustus September. Memang ini kita sudah masuk ke masa panen. Kemarin kita sudah komunikasi dengan teman-teman bidang untuk mereka turun kelapangan dalam rangka melihat panen rendeng tahun ini. Memang dari data yang kami peroleh, ada beberapa yang sudah panen, kelompok-kelompok tani yang sudah panen. Ini kami akan berupaya keras untuk komunikasi dengan teman-teman di provinsi agar paling tidak, mungkin masuk ke musim gadu, mungkin sudah ada kegiatan yang bisa dilakukan dalam rangka menyerap beras petani,” ujarnya.

Selain itu, Zem menilai, butuh peran dari suwasta untuk turut hadir dalam membantu penyerapan beras petani. pasalnya, pemerintah memiliki kekuatan yang terbatas untuk bisa menyerap seluruh hasil petani.   “Segala upaya mungkin kita akan berusaha dengan pihak swasta untuk bagaimana bisa membantu petani di Merauke dalam rangka menyalurkan beras petani keluar. Artinya selain dari pemerintah, ada pihak ke-3 yang membantu untuk pengiriman beras keluar, contohnya di SP 3 ada kelompok petani milenial,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *