Bupati Romanus Minta Fasilitas RSUD Tidak Boleh Dirusak
Bupati Romanus saat meninjau RSUD Merauke. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Insiden yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Merauke turut disikapi oleh Bupati Merauke, Romanus Mbaraka. Insiden pengrusakan beberapa fasilitas RSUD dan mengambil paksa jenazah akibat tidak terima dijatuhi vonis terpapar Covid-19 ,Sabtu lalu, telah mendapat atensi khusus dari Kapolres Merauke.
Bupati Romanus meminta masyarakat agar tidak kembali melakukan aksi anarkis dengan merusak fasilitas rumah sakit, karena menganggap hasil pemeriksaan Covid-19 yang dilakukan oleh RSUD tidak valid. Permintaan bupati tersebut kemukaan saat meninjau kondisi RSUD Merauke pada Senin (22/3/2021) siang.
Bupati Romanus menyampaikan fasilitas pelayanan publik yang vital seperti rumah sakit haram hukumnya diancam keamanannya, apalagi diserang dan diintimidasi. Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan yang ada telah bersumpah untuk bekerja menjalankan profesinya dengan sangat baik.
“Mesin PCR sudah ada, saya harap masyarakat tidak datang kasih rusak fasilitas kesehatan disini. Kalau kamu kasih hancur ambulance, nanti kamu pikul jenazah dari sini sampai ke Tanah Miring. Jadi ini tidak boleh, apalagi dokter itu punya sumpah. Dia tidak bisa vonis orang sembarang, tentang misal dia derita satu penyakit ini. Jadi masyarakat juga harap mengerti,” pintanya dengan tegas kemarin.
Selain itu, dalam upaya penangganan dan pemberantasan Covid-19 secara massif, Bupati Romanus mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk secara bertahap melakukan vaskinasi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Merauke.
“Dokter Nevile sudah saya pirintahkan untuk vaksin di institusi, mulai dari Otda, pegawai Pemda, BUMN, rumah makan, sektoral juga kita mulai masuk, untuk yang lansia juga mulai masuk. Mudah-mudahan untuk seluruh masyarakat juga akan masuk,” ujarnya, Ia juga mengajak kepada masyarakat, secara pribadi untuk mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan covid-19. “Mari kita ikuti standar kesehatan untuk Covid, jangan lupa 3M, harus pakai masker, cuci tangan baik-baik,” harapnya. [WEND-NAL]
