BUMD Malind Kananim Targetkan Penerimaan 2021 Capai 15 Miliar
Direktur BUMD Malind Kananim, Vinsensius Yondesawo (Kiri), Manajer Keuangan BUMD Malind Kananim, Siprianus B (Kanan). Foto: PSP/JON
Merauke, PSP – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aneka Usaha Malind Kananim terus berupaya untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Untuk tahun 2021 ini, beberap komoditi tambahan juga disiapkan guna memenuhi pangsa pasar BUMD Aneka Usaha Malind Kananim yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
“ Untuk tahun 2021 ini kita akan titik beratkan pada tiga sektor saja untuk bisnis usaha, yaitu Beras, Ikan dan Kopra. Yang selama ini sudah berjalan salah satunya yaitu beras, yang itu sudah rutinitas kami tapi kami tetap juga masih mencari pasar untuk peluang-peluang kedepan,” kata Direktur BUMD Malind Kananim, Vinsensius Yondesawo didampingi Manajer Keuangan BUMD Malind Kananim, Siprianus B saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/2).
Dikatakan, BUMD Malind Kananim menargetkan sebagian wilayah yang ada di Papua agar menjadi pangsa pasar dalam menjual hasil-hasil Pertanian, perkebunan dan perikanan yang ada di Merauke.
“ Pangsa pasar yang akan kami kejar tahun 2021 itu terutama untuk kawasan Papua dan itu sudah ada komunikasi dengan pemerintah Provinsi Papua untuk membackup kegiatan-kegiatan kita,” jelasnya.
Dengan 3 komoditi untuk bisnis usaha tersebut, ditargetkan penerimaan yang di dapat perusahaan sebesar 15 Miliar.
“ Target kita untuk tahun 2021 itu total penerimaan yang kita rencanakan itu 15 Miliar,” lanjut Vinsensius.
Sementara itu, untuk tahun 2021 ini anggaran yang diajukan BUMD Malind Kananim sebesar 53 Miliar dengan harapan jika terealisasi, perusahaan berkomitmen keuntungan yang dihasilkan akan jauh lebih besar dan nantinya akan disetor kepada Pemerintah Daerah untuk meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD).
“ Kan penyampaian rencana anggaran kami ke Pemda itu kan 53 Miliar, kalaupun bisa di realisasikan minimal 50 persen dari situ, kami punya komitmen dan kami punya target bahwa tahun ini dari total anggaran yang ada kita berusaha untuk jauh lebih besar untuk penyetoran PAD-nya,” tambahnya.
Untuk itu, diharapkan keterlibatan Pemda dalam melihat kebutuhan masyarakat. “ Intinya bahwa kami berharap keterlibatan Pemerintah Daerah dalam hal Penyertaan Modal ini betul-betul melihat kebutuhan yang ada di Masyarakat,” pungkasnya.[JON-NAL]
