Soal Usulan Eks RSBP, Pastor Amo : Perlu Dibicarakan

0
Pastor Anselmu Amo,MSC

Pastor Anselmu Amo,MSC

Merauke, PSP – Permintaan usulan DPRD terkait eks Rumah Sakit Bunda Pengharapan (RSBP) di Kelapa Lima, dialihkan menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 di Merauke, sedianya perlu dibicarakan, baik antar DPRD, Satgas Covid-19 dan Keuskupan sebagai pemilik aset tersebut.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Sekretariat Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Merauke (SKP KAME) Pastor Anselmus Amo,MSC dari balik selulernya kemarin.

Pastor Amo mengatakan, dibalik adanya permintaan itu, disamping itu juga pihak Keuskupan Agung Meeauke sudah berencana akan membuat eks RSBP tempat seminari kelas persiapan atas (KPA) disana.

“Saya rasa perlu dibicarakan lagi, karena Keuskupan mempunyai rencana untuk membangun seminari kelas persiapan atas (KPA) untuk menerima calon siswa – siswa yang akan menjadi imam dari SMA/SMK sederajat ataupun dari program tinggi yang mau masuk kesitu,” jelas Pastor Amo.

Kendati demikian, lanjut Pastor Amo, Keuskupan senantiasa mendukung apa yang menjadi kebijakan – kebijakan pemerintah terlebih khusus menyangkut kepentingan orang banyak.

“Prinsipnya gereja dan keuskupan tetap mendukung kebijakan dari pemerintah berkaitan dengan khalayak. Hanya perlu dibicarakan, karena keuskupan juga sudah punya rencana. Dan pembicaraan itu harus dengan  Uskup,” lanjut Pastor Amo.

Dikatakan usulan tersebut hingga kini belum diketahui, apakah sudah dikoordinasikan langsung dengan Uskup maupun vikaris jendral (Vikjen) Uskup.

“Saya belum tahu, apakah sudah ada komunikasi dengan bapak uskup atau vikjen wakil uskup atau komisi seminari. Karena itu berada dibawah komisi seminari juga, intinya perlu dibicarakan,” tandasnya. Sebelumnya, Ketua DPRD Merauke Ir. Drs. Benjamin Izaac Rudolf Latumahina, menyampaikan dalam rangka memaksimalkan perawatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang jumlahnya terus meningkat, eks RSBP dinilai sangat strategis digunakan. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *