Membela Negara Bukan Hanya Tugas Militer Saja

0
Seorang prajurit Yonif 611AL menerangkan dasar-dasar negara bagi murid SD di perbatasan RI-PNG.

Seorang prajurit Yonif 611/AL menerangkan dasar-dasar negara bagi murid SD di perbatasan RI-PNG. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang LongĀ  jadi tenaga pendidik bagi anak-anak yang berada diperbatasan dengan membawan materi bela Negara. Hal ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Pola pengajaran itu dikonsep dengan menyanyikan lagu-lagu wajib nasional Republik Indonesia dan memberikan gambaran perjuangan pahlawan nasional dimasa-masa penjajahan. Dimana, berkat perjuangan mereka melawan penjajah kita bisa menikmati kemerdekaan.

Komandan Satgas Yonif 611/AL, Mayor Inf Albert Hutagalung,M.Han mengemukakan membela negara bukan hanya tugas militer. Namun, semua warga negara juga berkewajiban untuk ikut serta dalam upaya bela negara.

ā€œKonsepsi hukum mengenai bela negara di Indonesia sudah diatur dan tercantum yang berlandaskan kepada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, khususnya Pasal 27 ayat (3) yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara,ā€ terang Dansatgas, Rabu (24/2).

Berbicara tentang bela Negara, kata Dansatga,  harus bisa memaknai nilai-nilai cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara. Lalu, yakin Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara dan memiliki kemampuan awal bela Negara.

ā€œHarapannya dengan melakukan kegiatan mengajar bela negara seperti ini bisa menambah wawasan dan kecintaan para anak-anak terhadap NKRI. Kemudian, bisa meneruskan perjuangan para pahlawan salah satunya dengan menorehkan prestasi dibidang pendidikan,ā€ pungkasnya. Satgas Yonif 611/Awang Long mempuyai tugas pokok menjaga perbatasan negara antara RI-PNG. Tapi di sisi lain, juga memberikan program yang bersifat mendukung warga perbatasan, salah satunyaĀ  pendidikan.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *