Resah dengan Pemulung, Kampung Kuprik Pasang Papan Peringatan

0
Papan Peringatan Kuprik

Merauke,PSP-  Saat memasuki kawasan kampung  Kuprik, ada beberapa papan peringatan yang cukup menarik perhatian para pengendara yang sedang melintas. Papan peringatan tersebut berisikan tulisan ‘ Pemulung Dilarang Masuk Di Kawsan Kampung Kuprik !!!‘.

Kepala kampung Kuprik, FitriaYulianti saat dikonfirmasi Papua Selatan Pos, mengakui bahwa pihaknya yang memasang papan peringatan tersebut. Papan peringatan dipasang berdasarkan kesepakatan yang melibatkan semua elemen yang ada di Kampung Kuprik  seperti, tokoh agama, kepala Bamuskam karena para pemulung yang masuk kawasan Kampung Kuprik sudah membuat warga merasa resah dan tidak nyaman.

Fitria mengungkapkan warga merasa resah dengan masuknya pemulung di kawasan kampung. Karena pemulung-pemulung itu di duga tidak hanya mengambil barang-barang bekas yang sudah tak terpakai, namun juga barang perabot milik warga.

“ Pernah waktu itu, pemulung  diperbolehkan ambil barang yang sudah tidak terpakai. Tetapi ada warga juga yang kehilangan alat-alat masak seperti dandang dan segala macam setelah diselidiki pemulung ada yang masukkan di dalam karung. Hal inilah yang menjadi alasan masyarakat untuk mengambil keputusan memasang papan nama tersebut,” kata Fitria saat ditemui di ruang kerjanya,  Selasa, 22/2/2021.

Selain itu, lanjut Fitria, alasan pihaknya memasang papan peringatan tersebut karena ada satu kejadian yang membuat pemulung mengalami kecelakaan. “ Kemarin pernah ada kejadian pemulung di Kampung Kuprik ada yang kena strom. Jadi dengan kejadian itu, kami sama tokoh-tokoh agama dan BAMUSKAM semua disini sepakat untuk melarang pemulung masuk ke kampung kami,” ujar Fitria.

Fitria berharap semoga dengan dibuatnya papan peringatan ini, tidak terjadi lagi keresahan warga Kampung Kuprik. “Saya berharap para pemulung juga mendapatkan pekerjaan yang lebih layak,” pungkasnya.[CR27-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *