PHRI Optimis Perhotelan Bertahan Dimasa Pandemi
Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia, Kabupaten Merauke. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Merauke optimis bahwa hotel tetap akan bisa bertahan menghadapi terjangan pandemi covid-19 yang hingga kini belum juga usai. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh ketua PHRI Merauke, Alex.
“Jadi kalau optimis, kita memang optimis. Bahwa situasi akan membaik. Supaya gairah kerja orang tetap ada, kalau tidak optimis wah nanti semua minta pensiun, katanya, di Hotel GMH, Selasa (26/1/2021).
Sementara itu, pengelola Hotel Careinn, Yusuf Maulana mengungkapkan bahwa bagaimanapun juga perlu adanya keterlibatan dan peran pemerintah dalam menghidupkan dunia parhotelan agar terus bisa tetap bertahan di tengah pandemi.
“Kalau melihat bisnis hotel di 2021, sebenarnya yang kami perlukan FGD (kelompok diskusi terfokus) antara pemerintah dengan kami pihak pengelola hotel. Karena, disini kita akan membahas tentang sinergitas antara dari kami harus melakukan apa, dari pemerintah dan kementerian apa instruksinya. Jadi jangan sampai nanti crossing,” katanya.
Lebih lanjut, Yusuf mengungkapkan bahwa sampai dengan saat ini belum ada kehadiran pemerintah kepada PHRI. Ia menyadari, diawal tahun serta ditenggah masa pergantian kepala daerah menjadi faktor utama belum bergeraknya roda pemerintahan secara maksimal.
“Belum ada, karena pemerintah juga ketika pandemi begini kan tidak ada kegiatan. Kan merujuk juga pada edaran dari bupati (PSBB). Kemudian, kan ada masa peralihan, dan kita tidak tahu, apakah kepala dinasnya masih atau tidak,” tambahnya. Selain itu, faktor penentu lainnya bagi majunya sektor perhotelan adalah adanya peran investor. “Kalau saya lihat di Merauke, selama investor itu belum masuk, akan begini, begini saja. Paling masukannya dari pemerintahan, kemudian limpahan dari yang lain,” pungkasnya. [WEND-NAL]
