Penegakan Disiplin PSBB, Tetap Utamakan Sisi Kemanusiaan

0
Elias Refra

Elias Refra

Merauke, PSP – Kepala Satuan Polisi Pamongpraja (Satpo PP) Merauke, Elias Refra mengatakan bahwa pihaknya merasa iba apabila memberi tindakan kepada masyarakat yang tidak mentaati kebijakan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Pasalnya, ia menilai bahwa atas dampak pandemi covid-19, saat ini masyarakat mengalami kesulitan ekonomi. Dengan semakin ditekan, maka menurutnya akan semakin menyengsarakan masyarakat. 

“Sekarang kan kita bisa melihat sendiri. Ekonomi sudah merosot, manusia cari makan dengan kesulitan. Betul, kita semua sepakat, bahwa kita menjaga itu. Yang penting semua taat pada edaran saja. Kalau saya ambil tindakan, kasian. Satu contoh saja, di Yobar. Kalau kita tutup, mereka bisa tidak makan. Ini kan kita harus punya hati nurani,” katanya kepada dikantornya, Kamis (21/1/2021).

Refra menambahkan, bahwa pendisiplinan ia sebut menjadi dilema. Disatu sisi merupakan upaya pemberatasan penyebaran pandemic, namun disisi lain dapat mempengaruhi sektor ekonomi masyarakat. “Ini semua resiko, kita boleh ngomong, tapi resiko ini kita berfikir semua. Ini dilema bagi kita juga. Kita tetap melaksanakan itu karena itu pekerjaan kita. Tetapi kita harus melihat dari sisi lain. Jangan kita lihat tugasnya saja,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *