Merasa Kecewa, Pengusaha Lokal Boven Digoel Palang Kantor Dinas PU

0
Kantor PU dipalang masyarakat pengusaha lokal

Kantor PU dipalang masyarakat pengusaha lokal. Foto: PSP/VER

Tanah Merah, PSP – Senin Pagi, (30/11) terlihat pemandangan yang berbeda di Pintu Masuk Kantor Dinas PU Kabupaten Boven Digoel. Terlihat dua kayu papan yang menyilang di pintu kantor, yang dihiasi dengan tulisan tangan diselembar kertas Putih yang berisi ‘’Gapensi Kabupaten Boven Digoel, Kami Pengusaha Orang Asli Papua Minta pertanggung jawaban Kepada Kepala Dinas PU tentang pekerjaan penunjukan dari dana Otsus’.

Melihat adanya pemandangan yang tidak biasa, Media ini langsung menghubungi Ketua Gapensi Kabupaten Boven Digoel guna mengklarifikasi permasalahan tersebut. Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/11) Ketua Gapensi Kabupaten Boven Digoel, Bonefasius Tanggoy didampingi Ketua Gapeksindo, Simon Tuwok mengatakan pemalangan yang dilakukan pada dasarnya tidak puas dengan adanya pembagian paket pekerjaan yang dinilai tidak dilakukan secara trasparansi. 

Dikatakan Bonefasius, proses pengadaan paket pekerjaan langsung maupun tidak langsung sudah didiatur dalam peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2019. Artinya ada paket pekerjaan yang dikhususkan kepada pengusaha OAP yang pemberkasannya memenuhi syarat. Sementara untuk mengetahui pengusaha mana yang menenuhi syarat adalah Gapensi dan gapeksindo, termasuk askopindo. “ Namun apa yang direkomendasi oleh Gapensi dan Gapeksindo tidak diakomodir oleh Dinas PU sebagai penyedia jasa. Sementara nama-nama yang diumumkan tidak sesuai dengan apa yang direkomendasikan oleh pihaknya,” kata Bonefasius.

Dijelaskan Bonefasius Gapeksindo dan Gapensi meruapakan mitra kerja pemerintah sehingga berbagai komunikasi sudah dilakukan terkait dengan pembagian paket pekerjaan yang dilakukan Dinas Tersebut, namun yang terjadi dilapangan berbeda. Ditambah lagi, paket pekerjaan yang dilakukan Dinas PU hanya nominal seratus hingga seratus lima puluh juta rupiah, sementara paket pekerjaan yang nilainya diatas tidak di lakukan secara transparansi. Hal inilah yang membuat anggota Gapensi dan Gapeksindo lakukan pemalangan tersebut. “Ya kita harap dengan adanya pemalangan seperti ini Dinas PU segera mengambil langkah untuk memanggil kami untuk membicarakan hal ini, supaya palang itu kita bisah buka dan aktifitas bisah berjalan. Namun kita harus berbicara dulu karena ini masalah, “ pungkasnya. [VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *