8 Desember 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Lulus Jadi Pilot, Vanessa Tjahyadi Ajak Kaum Muda Merauke Semangat Gapai Cita -Cita

Vanessa Tjahyadi di kokpit pesawat.Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Menjadi Pilot adalah profesi impian banyak kaula muda. Bagaimana tidak, selain selery yang cukup tinggi, seorang pilot juga bisa terbang berpergian ke berbagai kota bahkan Negara. Tetapi untuk menjadi seorang pilot dituntut cakap dan professional dalam menjalankan tugasnya, Sehingga untuk menjadi pilot harus melalui sekolah dan ujian yang tidak mudah.

Penyematan tanda pangkat pilot ke Vanessa Tjahyadi.Foto: PSP/ERS

 Seperti yang dituturkan gadis remaja asal Merauke ini. Setelah menempuh pendidikan selama 2 tahun 2 bulan di Deraya Flying School (DFS) Jakarta, kini Vanessa Chealsea Tjahyadi resmi menjadi pilot di usianya yang ke-19 tahun.

Putri dari Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Merauke Jeffry Tjahyadi ini, lulus bersama 4 kawan lainnya, tertanggal 24 Oktober 2020 lalu meskipun acara wisudanya terpaksa ditunda karena wabah Covid-18.

Vanessa Tjahyadi sendiri berhasil lulus dengan mengantongi 164 jam terbang dan 45 jam simulator dengan membawa pesawat bermodel Cessna 172.

Dari balik selulernya, perempuan kelahiran Merauke 30 Mei 2001 ini mengaku, keberhasilan itu merupakan buah dari iringan doa kedua orangtuanya.

“Tidak ada yang tidak mungkin ya, ini berkat doa kedua orangtua juga,” kata Vanessa Tjahyadi, kemarin.

Ia berharap, pencapaian yang didapat itu sekiranya mampu merangsang kaum muda di Kabupaten Merauke khususnya.

“Kalau memang kita memiliki cita – cita atau fashion, semangati diri sendiri, saya memang cita – cita dari SMP,” kata Vanessa.

Vanessa mengatakan, dibutuhkan mental baja untuk dapat menaklukkan tantangan demi kelulusan.

“Di Deraya itu ada yang disebut persolo, dimana anak didik ditantang selama 12 jam dan bila tidak bisa terbang akan didenda per jamnya , jadi puji Tuhan saya bisa solo pas di jam 12 , itu tantangannya harus mental kuat

Instruktur memberikan kepercayaan kepada kami di saat persolo itu, karena lisensi di buat di pesawat dan apabila pesawatnya atau pilotnya terjadi sesuatu lisensi instrukturnya nya akan dicabut , memang dibutuhkan mental kuat,” kisah Vanessa. Sementara ini, Vanessa sedang berupaya mendaftarkan diri di maskapai besar seperti Garuda maupun City Link. [ERS-NAL]

error: Content is protected !!