8 Desember 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

25 Orang Pendeta Dilingkungan GPI Ditahbiskan Menjadi Pelayan Firman dan Sakramen

Para pendeta yang ditahbiskan kemarin sedang mengucap janji.Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Sebanyak 25 orang pendeta di lingkungan GPI Papua – Merauke ditahbiskan menjadi pelayan fieman dan sakramen. Pendeta Matheis Saulata bertindak langsung menahbiskan ke-25 orang pendeta yang akan tersebar di Provinsi Papua dan Papua Barat, di Gereja Pniel, Minggu (1/11).

Ketua Klasis GPI Papua Merauke, Pendeta Victor Jelira, mengatakan usai ditahbiskan para pendeta akan memasukkan lamaran menjadi pegawai gereja,  diangkat kemudian ditempatkan di kampung maupun di kota yang tersebar di wilayah GPI baik di Papua maupun Papua Barat.

“Para pendeta ini merupakan pendeta lulusan dari beberapa daerah seperti Fakfak, Ambon, Jakarta, Toraja maupun Merauke,” ujar Pendeta Victor.

Dikatakan Pendeta Victor, dalam pentahbisan para pendeta sudah menyebutkan janji dengan Tuhan bahwa siap ditempatkan dimana saja.

“Kami berharap mereka memegang janji itu , agar setelah ditempatkan tidak lagi memilih milih tempat. Sebab ada beberapa setelah ditahbiskan tidak melaksanakan janji itu,” kata Pendeta Victor.

Ditambahkan setelah pentahbisan, sedianyabpara pendeta sudah bisa memasukkan lamaran ke GPI. “Di GPI pengangkatan 2 kali setahun dibulan April dan Oktober,” pungkasnya. [ERS-NAL]

error: Content is protected !!