SPIL : Tidak ada dampak kenaikan tarif di pelabuhan
Puji Harmoko,Amd
Merauke, PSP – Brand Manager PT. SPIL Merauke Puji Harmoko,Amd, menyebutkan tidak ada dampak terhadap SPIL tentang kenaikan tarif di pelabuhan oleh PT. Pelindo IV Merauke.
Puji mengaku, soal adanya perubahan tarif jasa kepelabuhanan dari PT. Pelindo IV Merauke sedianya harus didiskusikan antara perusahaan pelayaran dan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT).
“Harus kita diskusikan kita harus kerja sama antar perusahaan pelayaran JPT dan Pelindo. Jangan sampai salah satu pihak itu ditekan sampai rugi betul nanti akhirnya akan gulung tikar. Yang salah satu perusahaan di naikkan betul dia yang jaya pihak kita yang gulung tikar,” ujar Puji saat dijumpai diruang kerjanya kemarin.
Menurut Puji, tentang Terminal Handling Charge (THC) pun sedianya perlu dipikirkan bersama.
“Jadi kita harus pikirkan bersama, begitupun tentang THC kita pikirkan dan kita bagi nanti, pemilik barang bayar lewat JPT dan ekspedisi. Karena kami sekarang murni ke jasa angkut antar pelabuhan ke pelabuhan , jadi tidak ada dampak, karena itu kan langsung dibayar ekspedisi. Ekspedisi kan hanya lewat, yang bayar kan pemilik barang,” kata dia.
Tapi menurut dia, hal – hal tersebut perlu dipikirkan, apalagi ditengah pandemi saat ini, SPIL hanya mengangkut kontener 1000 kontener perbulan. “Sebelum pandemi lima dari enam kapal milik PT SPIL bisa mengangkut dengan capaian 1200-1500 box yang masuk ke Merauke setiap bulannya. Dampak pandemi ini, sungguh dirasakan penurunan drastis. Terutama dalam perekonomian,” pungkasnya. [ERS-NAL]
