HKAN Diwarnai dengan Aksi Bersih kawasan Buper-Biras Sebagai Zona Pariwisata Alam

0
Pegawai BTNW bersama masyarakat foto bersama usai melakukan aksi bersih-bersih di Biras, memaknai HKAN, kemarin.

Pegawai BTNW bersama masyarakat foto bersama usai melakukan aksi bersih-bersih di Biras, memaknai HKAN, kemarin.Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Dalam merwanai  Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2020,  Balai Taman Nasional Wasur (TNW) yang melibatkan pegawai kantor  bersama masyarakat  melaksanakan aksi bersih bersih di kawasan  Buper-Biras, sebagi zona pemanfaatan untuk pariwista alam, Senin (10/8).

Kepala Balai Taman Nasional Wasur (BTNW), Yarman, S.Hut, M.P,  menyebut aksi bersih sampah dilakukan di daerah jalan trans Papua yang melalui kawasan Buper-Biras sepanjang 2,5 km. dimana, di daerah itu banyak aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat sehingga menimbulkan berbagai jenis sampah, seperti plastik bekas makanan maupun botol minuman.

“Pasca COVID-19, tentunya harapan kita akan terjadi perubahan perilaku masyarakat untuk menyegarkan fisik dan mental dengan bepergian ke kawasn wisata Buper-Biras. Hal ini juga yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini sehingga para pengunjung dapat menikmati keindahan alam tanpa adanya gangguan dari kehadiran sampah,” terang Yarman.

Dengan demikian, pentingnya memulihkan kehidupan dan peradaban manusia yang harmoni dengan alam dalam rangka menyongsong era baru (new normal) pasca pandemi COVID-19 ini akan menjadi semangat dalam peringatan HKAN tahun 2020.

“ Hal ini tentu sejalan dengan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) sebagai momentum keteladanan dan aksi nyata memasyarakatkan konservasi alam sebagai sikap hidup dan budaya bangsa Indonesia,” ujarnya.

HKAN merupakan salah satu hari peringatan lingkungan hidup di Indonesia. Perayaan ini ditujukan sebagai bentuk kampanye terhadap masyarakat akan pentingnya konservasi alam bagi kesejahteraan masyarakat. Peringatan yang dikoordinir oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dilaksanakan setiap tgl 10 Agustus, tiap tahunnya. Pertama kali dirayakan pada tgl 10 Agustus 2009 berdasarkan Keppres No. 22 tahun 2009. Untuk tahun ini Hari Konservasi Alam Nasional tahun 2020 mengusung tema: “Nagara Rimba Nusa-Merawat Peradaban Menjaga Alam”.

Penetapan Hari Konservasi Alam Nasional dan memperingatinya secara terus menerus merupakan upaya untuk menjaga kesinambungan kegiatan konservasi alam, memasyarakatkannya, dan menjadikan konservasi alam sebagai bagian dari sikap hidup dan budaya bangsa.  “Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, yang kita ketahui bersama merupakan sistem alam yang menjadi penyangga kehidupan kita,” pungkasnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *