21 April 2024

168 Ribu Ayam di Merauke Mati Akibat Flu Burung

0

Kepala Karantina Pertanian sesaat memperkenalkan laboratorium kepada pengguna jasa.Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Kepala Karantina Pertanian Kelas I Merauke Sudirman,SP menyebutkan, sebanyak 168 ribu ayam ras di Kabupaten Merauke mati akibat wabah flu burung. Jumlah itu langsumg terkonfirmasi dari Dinas Peternakan Kabupaten Merauke setelah matinya ayam – ayam di bulan Mei 2020 .

“Di kami yang terkonfirmasi langsung dari Dinas Peternakan jumlah ayam yang mati sebanyak 168 ribu mati akibat flu burung baik itu ayam peternak maupun ayam kampung,” ujar Sudirman kepada wartawan di salah satu Cafe di Merauke, Sabtu (4/7).

Sudirman mengatakan, kematian ayam – ayam tersebut dipastikan diakibatkan virus flu burung.

“Dari hasil uji laboratorium kami bahwa kematian ayam – ayam di Merauke akibat flu burung. Itu sudah dirillis dan disampaikan ke dirjen peternakan di Kementrian Pertanian,” ungkapnya.

Dikatakan Sudirman, kewenangan menangani kasus flu burung di Merauke merupakan kewenangan daerah yaitu Dinas Peternakan Kabupaten Merauke. Terlebih untuk pengendalian, sebab, ayam – ayam juga didistribusikan ke luar daerah.

“Yang bersama kami juga memantau melihat sejauh mana perkembangan penanggulangan yang dilakukan. Dan sudah diantisipasi dari wilayah penyebaran di Merauke, karena produksi telur sendiri di Merauke merupakan lokal makanya harus diantisipasi. Sebab ini menyangkut unggas, yang mana satu kena sudah pasti semua terkena. Makanya seharusnya, ayam – ayam yang tersisa harus dimusnahkan seluruhnya,” tuturnya.

Akan tetapi, lanjut Sudirman, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, mengingat kerugian yang amat besar bisa terjadi bila dimusnahkan seluruhnya, maka yang mati terlebih dahulu dimusnahkan sedangkan yang sehat dikendalikan melalui vaksin. “Dinas yang mengontrol semua vaksin tersebut. Sehingga ini harus perlu diantisipasi untuk tidak semakin meluas di Merauke,” tegasnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *