14 Juni 2024

Alamak! Kapolsek Muting Suruh Linmas Panjat Pohon Kelapa Sawit

0

Ilustrasi

Kapolres : Itu miskomunikasi dan sudah diselesaikan

Merauke, PSP – Akibat terjadi kesalahpahaman, seorang petugas Linmas di pos pemeriksaan Satgas Covid-19 di Muting 2, Distrik Muting, Kabupaten Merauke disuruh panjat pohon kelapa sawit, oleh Kapolsek Muting, Rabu (3/6), sekitar pukul 15.30 wit. 

AKBP Ary Purwanto,S.IK

Kapolres Merauke, AKBP Ary Purwanto,S.IK, yang dikonfirmasi kemarin, membenarkan hal itu. Namun, persoalan akibat kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan, bersama semua instansi terkait di sana.  Hal itu juga sudah menjadi resiko dalam menjalankan tugas.

Menurut Kapolres, kejadian itu berlangsung ketika Kapolsek pulang melakukan patroli, ia diberhentikan oleh petugas linmas. Mungkin karena dilatari unsur kecapean, jenuh dan kelelahan, akhirnya berujung miskomunikasi.

“Masa kapolsek hari-hari lewat disitu, tidak dikenal. Bahkan kapolsek, sendiri yang membawahi wilayah tersebut,” ujar Kapolres.

Kapolsek Muting, Ipda Hamado, yang dikonfirmasi lewat telepon selulernya, juga membenarkan tindakannya itu.  Menurut warga setempat, kata Kapolsek, anggota Linmas itu mengalami keterbatasan psikologi.

Saat kejadian, kapolsek baru saja pulang melakukan pengecekan/patroli, lalu mobil dinasnya dihentikan oleh yang bersangkutan di pos pemeriksaan Satgas Covid-19 Muting 2. Kapolsek juga masih berpakaian dinas Polri lengkap. Dia menyetop kenderaan dan bertanya mau kemana. Kapolsek menjawab hendak beranjak ke Muting. Melihat penampilan anggota Linmas tersebut sambil tertawa dan menggoyangkan bokongnya, kapolsek pun turun dari mobil dan memberikan Tindakan.

“Saya suruh naik pohon kelapa sawit, yang tingginya sekitar 1 meter,” beber Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, kini sudah tidak ada masalah lagi, atas kejadian itu. Ditanya soal informasi bahwa anggota linmas tersebut sempat pingsan setelah terjatuh dari pohon kelapa sawait, Kapolsek mengatakan itu hoax.  [FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *