Covid-19 Belum Tahu Kapan Berakhir, Polres Lakukan Ketahanan Pangan
Kapolsek Sota bersama warga setempat di lahan yang sudah ditanami petatas.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Polres Merauke bersama jajaran polsek memanfaatkan lahan tidur untuk menjaga ketahanan pangan di Merauke dengan menggandeng warga setempat. Diatas lahan itu, personil menanami berbagai macam tanaman yang bisa digunakan nantinya.
Kapolres Merauke, AKBP Ary Purwanto,S.IK mengemukakan, hal itu dilakukan untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan, baik untuk kebutuhan personil sendiri maupun masyarakat yang membutuhkan. Apalagi saat ini, dunia sedang diperhadapkan dengan wabah pendemi corona virus/covid-19, yang melumpuhkan perekonomian dan berlum diketahui kapan akan berakhir. Maka itu, perlu dilakukan strategi sebagai langkah antisipasi dini.
“Kita belum tahu covid-19 ini akan berakhir kapan. Sehingga, salah satu upaya menjaga agar pangan tetap ada dengan memanfaatkan yang ada,” terang Kapolres, Rabu (3/6),kemarin.
Merauke, kata Kapolres berada di ujung timur Indonesia, sebagian besar sembako dibawa dari pulau jawa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untungnya, Merauke juga, lumbung padi nasional. Dengan demikian, harga beras, bisa stabil dan tidak meresahkan masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun, Polsek Sota memanfaatkan lahan seluas 1.750 meter persegi, Polsubsektor Semangga, 40,1 meter persegi, Polsek Tanah Miring dengan luas tanam 50.000 meter persegi. Kemudian, Polsek Jagebob dengan luas tanam sebanyak 76,5 meter persegi dan Polsek Kurik. Hal serupa juga dilakukan di jajaran polsek-polsek lainnya.
“Tanaman yang ada berupa padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar, keladi, kacang tanah, kacang hijau, kumbili dan sagu. Anggota bersama masyarakat juga melakukan pengembangan ternask dan ikan,” ujarnya.[FHS-NAL]
