Bupati Asmat : 1 PDP Dinyatakan Negatif Covid-19
Bupati Asmat didampingi Kapolres dan Direktur RSUD memberikan keterangan pers, Minggu (10/5).Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Bupati Asmat, Elisa Kambu, S.Sos, didampingi Kapolres Asmat, AKBP Andi Yoseph Enoch bersama Kepala RSUD Agats drg. Yenny Y.Y.MDSc.sp. Perio, mengumumkan hasil Swab Balitbankes Provinsi Papua yang diterima oleh pihak RSUD Asmat.
“Hasil swab, seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) PDP ini, dinyatakan negatif atau tidak terpapar virus corona,” terang Bupati hari Minggu (10/5), saat memberikan konfeerensi Pers.
Yang bersangkutan, kata Bupati, selama kurang lebih satu minggu menjalani isolasi, perawatan dan pengawasan oleh tim medis penanganan Covid-19 di RSUD Baru Agats. Kondisinya semakin membaik. Ia juga sudah diijinkankan pulang. Empat orang dari keluarga yang bersangkutan juga telah dilakukan pemeriksaan Swab dan hasilnnya dinyatakan negatif.
Sebelumnya, sampel swab pasien yang diambil oleh tim medis penanganan Covid-19 telah dikirimkan ke Balitbankes Papua di Jayapura. Namun, atas hasil itu, menjadi sebuah kegembiraan.
Meski begitu, Bupati mengaku, ia bersama unsur kepolisian, TNI maupun instansi yang tergabung Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), tidak henti-hentinya mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah. Hal ini, demi mencegah penyebaran di Kabupaten Asmat.
“Pemerintah bersama stakeholder yang ada juga membatasi orang dari luar yang masuk ke asmat. Dengan begitu, Asmat bisa aman dan terkendali di tengah pandemi Covid-19,” tegasnya.
Orang nomor satu di Pemda Asmat itu juga mengapresiasi jajaran kepolisian atas keterlibatannya dalam melaksanakan patroli dan memberikan imbauan serta edukasi kepada masyarakat. “Hingga saat ini, Asmat, masih tetap dalam kategori zona hijau. Semoga situasi ini dapat kita pertahankan dan kita semua dapat memutus matai rantai penyebaran dan penularan Covid-19,” pesannya.
Sementara Kapolres menambahkan bahwa upaya pencegahan penyebaran virus tersbeut sudah menjadi tanggungjawab semua pihak, tanpa terkecuali. “Mulai dari unsur pemerintah hingga masyarakat, harus terlibat,” pungkasnya.[FHS-NAL]
