24 Juni 2024

Gedung Asrama Mahasiswa Boven Digoel Dinilai Sudah Tidak Layak Huni

0

Asrama Digoel Kai Kaoh.Foto: PSP/JAK

Merauke, PSP-Kondisi Gedung Asrama Digoel Kaoh atau Asrama Mahasiswa Boven Digoel Kota Studi Merauke dinilai sudah tidak layak huni. Bangunan asrama yang berada di Gang Jalong, Jalan Kuda Mati, Kelurahan Kamundu Merauke ini sudah mengalami kerusakan yang cukup. Beberapa pintu, jendela, dinding dan lantai telah rusak akibat termakan usia. Tak hanya itu, beberapa fasilitas seperti tempat tidur, lemari dan meja juga dinilai sudah tidak layak untuk digunakan.

Ketua Ikatan Mahasiswa – Mahasiswi Boven Digoel (IMADI) Merauke, Kornelis Timbiri saat ditemui Papua Selatan Pos mengungkapkan bahwa kondisi bangunan asrama yang ada memang sudah tidak nyaman untuk ditempati oleh mahasiswa. Sementara ada sekitar 30 lebih mahasiswa yang tinggal di asrama ini. Selain itu fasilitas di asrama juga masih sangat kurang.

“Sejauh ini, kami komunikasi dengan pemda itu mereka dahulukan bantu kami itu adalah lemari pakaian dan meja, tetapi kemudian timbul pertanyaan lagi bahwa ini mau ditaruh dimana, karena bangunannya saja belum baik. Kami mahasiswa sebenarnya ingin agar bangunan ini diperhatikan dulu, baru yang lain dilengkapi,” kata Kornelis saat ditemui di asrama tersebut, Minggu (26/4).

Dia mengatakan tidak semua mahasiswa Boven Digoel bisa tinggal di asrama tersebut. Selain kondisi bangunan yang tidak layak, kapasitas kamar juga tidak memadai. Sebagian besar mahasiswa lebih banyak tinggal di kos-kosan atau di rumah keluarga selama menjalankan studi di Merauke.

  “Ada beberapa jendela pintu yang ditambal oleh mahasiswa dengan tripleks. Terus semennya juga sudah pecah-pecah dan dinding sudah ada yang retak. Tapi untuk seng sejauh ini untuk atap masih aman karena tidak ada yang bocor. Untuk biaya perawatan bangunan memang tidak ada, jadi biasa ada kerusakan diperbaiki oleh mahasiswa sendiri dengan menggunakan uang sendiri,” kata Kornelis       

Dia berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel untuk memperhatikan asrama yang menjadi tempat tinggal mahasiswa. Menurutnya, sebagian besar mahasiswa ingin agar Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel dapat membangun gedung asrama yang baru dengan kapasitas yang lebih besar.

“Dengan lahan yang ada di asrama, coba pemda tindaklanjuti dengan pembangunan asrama yang layak. Minimal bisa menampung seratus lebih mahasiswa atau separuh dari mahasiswa yang kuliah di Merauke sini. Jadi kami semua sebenarnya ingin bangun asrama yang baru dengan kapasitas lebih besar, kemudian asrama bisa dikelola secara baik,” kata Kornelis. [JAK-RH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *