Kuliah Daring, Jadi Solusi Kegiatan Belajar Mengajar di Akper Merauke

0
Emanuel Konda

Emanuel Konda

Merauke, PSP –  Dengan adanya pandemi covid 19, kegiatan belajar mengajar mengalami perubahan. Dimana sebelum terjadi pandemi covid-19 kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan tatap muka, tetapi saat ini harus menggunakan media daring. Saat ini, kegiatan belajar mengajar daring ini yang dilakukan Akademi Perawat (Akper) Merauke.

 “ Selama menjalankan kuliah daring ini, beberapa hal kiranya sangat kami perhatikan agar aktiftas belajar mengajar dapat berjalan efektif dan nyaman, ” kata Direktur Kampus Akademi Keperawatan Merauke, Emanuel Konda saat di temui di ruang kerjanya, Rabu 27/1/2021.

Dikatakannya, Dosen dan mahasiswa perlu memperhatikan kembali cara belajar daring di tengah masa darurat. Artinya antara dosen dan mahasiswa selalu bersepakat untuk mengikuti kuliah daring dan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan arahan dari pemerintah serta menjalankan peraturan yang telah di tentukan oleh kemenkes.

“Akademi keperawatan Merauke selalu mengupdate dan memodifikasi agar pembelajaran daring berjalan dengan materi yang fleksibel. Dan untuk menyesuaikan proporsi penugasan dengan kapasitas dosen dan mahasiswa, dibuat berupa video praktis yang dibagikan melalui aplikasi zoom atau classroom untuk menjalani kuliah daring,” terang Emanuel.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, dalam perubahan kebiasaan akademik ini, kami para dosen dan juga mahasiswa perlu bijak untuk menilai situasi yang jauh berubah karena pandemi covid – 19.

“Dulu, awalnya luring menjadi video, artinya tetap focus pada kualitas penilaian mengajarnya. meskipun kualitas video tidak terlalu baik, jangan sampai mengurangi kualitas penilaian mengajarnya, karena tujuan dari kuliah tersebut adalah menilai kemampuan mahasiswa untuk menerima materi, sekalipun dibatasi dengan jaringan internet yang sering lambat,” tuturnya.

Emanuel menambahkan, bahwa dengan adanya wabah ini, tidak mengurangi semangat para mahasiswa Akademi keperawatan Merauke untuk terus belajar dari rumah serta mematuhi protokol kesehatan yang di anjurkan baik oleh pemerintah maupun arahan dari pihak kampus. “Terlepas dari pandemi virus corona, kita semua di tuntut untuk mandiri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, baik selaku dosen maupun mahasiswa, terlebih dalam kondisi darurat, anggaplah kondisi ini sebagai cara untuk menghadapi masalah dengan tenang dan tidak panik,” pungkasnya. [CR27-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *