Covid-19 Tak Kenal Umur, Pasien Meninggal Ketiga Berusia Muda

0
Jenazah ketiga pasien Covid-19 di RSAL sedang di masukkan ke ambulance untuk dikebumikan tadi malam.

Jenazah ketiga pasien Covid-19 di RSAL sedang di masukkan ke ambulance untuk dikebumikan tadi malam. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Sepekan ini Merauke terus dirundung kematian warga akibat Covid-19. Jumlah angka pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif pun kian melaju mencapai di angka 90 orang pertanggal 23/12/2020.

Terhitung, sejak 18 hingga 23 Desember 2020, 3 orang dinyatakan meninggal akibat virus corona. satu orang diantaranya merupakan pasien Covid-19 rawatan RSUD dan 2 orang diantaranya orang baru yang mengalami sesak nafas kemudian meninggal dunia.

Untuk pasien ketiga yang meninggal ini, usianya tergolong masih muda. Ini artinya Covid-19 tidak mengenal usia. Tua atau muda dan  walaupun tidak memiliki penyakit bawaan, Covid-19 tanpa ampun bisa menyerang bahkan sampai mengakibatkan kematian.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Merauke, dr. Nevile R Muskita menuturkan kronologis pasien covid- 19 yang meninggal dunia itu. Ia mengatakan pasien Laki-laki yang berusia  31 tahun itu dibawa ke IGD RSAL jam 11.30 WIT. Setelah diperiksa ternyata yang bersangkutan  sudah meninggal dunia.

Lihat Juga : Ucapan Natal 2020 Dan Tahun Baru 2021

 “ Menurut keterangan keluarga sebelum dibawa yang bersangkutan mengalami sesak napas dan tiba-tiba tidak sadarkan diri. selama satu minggu belakangan ini yang bersangkutan demam dan batuk-batuk dan dua hari lalu sempat berobat ke klinik AURI,” kata dr. Nevile melalui telepon selulernya, Rabu,23/12/2020.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan keluarga, bahwa dokter IGD RSAL langsung melakukan rapid test dan hasilnya reaktif sehingga tim swab RSUD dihubungi untuk dilakukan swab dan pemeriksaan TCM. “ Ternyata  hasilnya terkonfirmasi positif covid19,” ujar dr. Nevile. Sebelumnya, Nevile mengatakan, kasus Covid-19 di Merauke berada pada kategori transmisi lokal. Dimana, tim medis tidak mengetahui sumber – sumber penularan Covid-19. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *