Warga Boven Digoel Serahkan Satu Pucuk Senjata Api kepada Yonmek 516/CY di Momen Natal
Penyerahan senjata oleh warga Boven Digoel kepada personil Satgas Pamtas Yonmek 516/CY. Foto: PSP/FHS
Merauke, PSPĀ – Warga Kampung Tetop, Kabupaten Boven Digoel menyerahkan satu pucuk senjata apu jenis engkelop kepada prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY, di momen Hari Raya Natal, Jumat (25/12).
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY, Letkok Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P mengemukakan kesediaan warga tersebut untuk menyerahkan senjata berkat kedekatan prajurit dengan masyarakat dan menjalankan fungsi Binter dengan baik. Hal itu pun menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak terpisahkan.
Dansatgas menyebut, informasi keberadaan senpi itu bermula dari adanya dua warga yang bertikai. Lantas, Danpos Tetop, Letda Inf Eko Setyo bersama anggotanya bergerak dengan cepat untuk menindak lanjutinya. Di sana, Danpos berusaha untuk menenangkan dan mendamaikan kedua pihak yang bersoal. Dengan langkah yang persuasif dan sikap yang santun serta humanis, akhirnya kedu awarga bersepakat untuk berdamai.
Keesokan harinya, salah satu warga melapor, jika diantara dua warga yang cecok sebelumnya, memiliki senjata api rakitan. Dimana, pelapor mengaku keberadaan senjata tersebut membuat mereka resah. Dari sana, Danpos mengajak pemilik senpi ke pos.
āDanpos beri penjelasan serta masukan mengenai kepemilikan senjata api, bahwasanya memiliki senjata api ilegal merupakan suatu tindakan yang melanggar hukum,ā beber Dansatgas, kemarin. Dengan perundingan yang a lot, akhirnya warga itu pun bersedia menyerahkan senjata api miliknya kepada Danpos Tetop dihadapan seluruh warga Tetop, setelah pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Emaus. Tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat, juga turut menyaksikan.[FHS-NAL]
