Beras Hasil Tanam Orang Asli Papua Bakal Sampai di Istana

0
Iranius Yawa memberikan beras kepada Kepala BRG dan Staf Khusus presiden juga Bupati Merauke.

Iranius Yawa memberikan beras kepada Kepala BRG dan Staf Khusus presiden juga Bupati Merauke. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Orang asli Papua menanam padi. Tentu asing terdengar ditelinga, sebab makanan pokok orang asli Papua adalah sagu. Dan orang asli Papua lebih identik dengan berkebun.

Iranius Yawa ,anak asli Papua dari Pulau Kimaam , Kabupaten Merauke, Provinsi Papua telah membuat hal yang asing menjadi lumrah terdengar. Dengan setelan pakaian kemeja putih dan celana hitam, Iranius datang ke Kota Merauke  membawa  beras hasil panennya.

Beras tersebut sudah di kemas dengan kemasan berwarna merah bergambar Kangguru bernama merek Beras Malind dalam karung ukuran 5 kilogram. Iranius memang sengaja datang ke Kota Merauke untuk menemui Staf Ahli Presiden , Billy Mambrasar dan Kepala BRG Nasional untuk menunjukkan bahwa orang asli Papua juga bisa tanam padi.

Beras hasil panen tersebut dia serahkan kepada Kepala BRG Nasional dan Staf Khusus Presiden di Kampung Jaya Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, lusa lalu.

Iranius Yawa saat di wawancara usai menyerahkan kemasan beras mengatakan inisiatif untuk menanam padi di Kota Merauke khususnya di wilayah Mangga Dua sudah dilakukan pemuda – pemuda Kimaam sejak tahun 2010 lalu. Bercocok tanam dilakukan guna memenuhi kebutuhan sekolah dan perkuliahan.

“Ada kaplingan perorangan di Mangga Dua, dan lahan milik perusahaan, kami meminta ijin untuk menanam padi disitu, tanpa dikenakan biaya, ada 300 hektar lahan yang kami gunakan,” ujar Iranius Yawa.

Disebutkan Iranius, saat ini ada 7 kelompok tani yang beranggotakan pemuda – pemuda Kimaam dan di koordinir olehnya.  “Kami memang telah berniat melakukan terobosan. Dari hasil tani ini kami ada yang sudah lulus kuliah, beli motor, laptop,” ujar Iranius.

Iranius mengaku, dari hasil tani itu, dirinya pun kini sudah mendapat gelar sarjana dari Universitas Musamus Fakultas Pertanian. “Sampai wisuda pun dari hasi tanam padi sendiri. Kemarin beras baru terjual 1,5 ton,” kata dia.

Ia mengaku, bantuan dari pemerintah pun setiap tahunnya diberikan mulai dari pembibitan hingga obat – obatan. Produk beras hasil tanam pemuda – pemuda Kimaam itu lantas menarik perhatian Staf Khusus Presiden Billy Membrasar. Billy berucap, akan melaporkan langsung ke presiden mengenai adanya anak – anak Papua yang produktif di bidang pertanian.  “Saya akan laporkan produk ini ke presiden bahwa di Merauke ada anak Papua yang bisa menghasilkan beras unggulan,” kata Billy usai menerima beras tersebut. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *