Selama Pandemi Covid-19 Kasus Perceraian Meningkat

0
Buku Nikah

Merauke, PSP – Selama pandemi covid-19 merebak sejak Maret lalu, kasus perceraian di Kabupaten Merauke jumlahnya cenderung mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan oleh Humas Pengadilan Agama Merauke, Muhammad Sobirin.

Menurut Sobirin, tren kasus perceraian memang mengalami kenaikan, meski jumlahnya tidak signifikan. Sebelumnya, pihak PA menutup sementara pelayanan pendaftaran perkara sekitar 3 bulan, menyusul adanya edaran pemerintah daerah untuk menutup semantara pelayanan.

Kemudian, Setelah pelayanan dibuka pada pertengahan Juli lalu, jumlah pendaftar langsung meningkat, bahkan lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita buka pada pertengahan Juli, karena sudah tidak dibuka selama 3 bulan, jadi pendaftaran terlihat banyak. Namun, kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ada kenaikan, cuma tidak signifikan. Selain itu, saat ini perkara yang sudah masuk itu sekitar 260 kasus. Sementara per tahun, itu rata-rata ada 400 perkara,” kata Sobirin, Senin (31/8).

Sementara itu, menurut Sobirin, sebagian besar kasus perceraian didominasi oleh kasus cerai gugat, yang faktor utamanya disebabkan masalah ekonomi. “cerai gugat dan disebabkan oleh faktor ekonomi,” ungkapnya.  

Selain itu, sampai akhir tahun, pihaknya belum bisa memperkirakan apakah jumlah permohonan akan terus terjadi atau bahkan lebih meningkat. “Kita masih melihat pendaftaran-pendaftaran,” ujarnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *