Bupati Merauke Ungkap Kelulusan SMA/SMK di Merauke Capai 96,97 Persen

0
Pemerintah Kabupaten Merauke saat mengumumkan kelulusan tingkat SMA/SMK tahun 2026 se kabupaten Merauke

Pemerintah Kabupaten Merauke saat mengumumkan kelulusan tingkat SMA/SMK tahun 2026 se kabupaten Merauke

Yosep Gebze : Pemerintah sarankan lulusan ini melanjutkan sekolah ke Perguruan Tinggi

Merauke, PSP – Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten mengumumkan hasil kelulusan siswa kelas XII tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2026, dengan tingkat kelulusan yang mencapai 96,97 persen.


Bupati Merauke Yosep Bladib Gebze dalam keterangan resmi kepada wartawan, Senin (4/5) didampingi Sekda Merauke Yeremias Ndiken, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke Romanus Kahol menyampaikan jumlah SMA di Kabupaten Merauke sebanyak 23 sekolah dengan total peserta ujian 2.288 siswa.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.233 siswa dinyatakan lulus atau setara 97,60 persen, sementara 55 siswa atau 2,40 persen tidak lulus.


Sementara itu, untuk jenjang SMK terdapat 16 sekolah dengan jumlah peserta ujian sebanyak 1.111 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.063 siswa dinyatakan lulus atau 95,68 persen, sedangkan 46 siswa atau sekitar 4,14 persen tidak lulus.
Secara keseluruhan, jumlah peserta ujian SMA dan SMK di Kabupaten Merauke mencapai 3.399 siswa. Dari total tersebut, sebanyak 3.296 siswa dinyatakan lulus, sedangkan 101 siswa tidak lulus.


“Jika dipersentasekan, tingkat kelulusan secara keseluruhan mencapai 96,97 persen, sementara yang tidak lulus sekitar 2,9 persen,” ujar Bupati Yosep di kantor Bupati Merauke.


Dijelaskan, siswa yang tidak lulus umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya ketidakhadiran dalam proses belajar mengajar, kondisi kesehatan, hingga perpindahan tempat tinggal orang tua.
Pihak sekolah, kata dia, sebenarnya telah melakukan berbagai upaya, termasuk kunjungan ke rumah dan komunikasi dengan orang tua siswa.


Menanggapi kelulusan itu, pemerintah daerah memberikan arahan kepada para lulusan, khususnya siswa SMA, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.


“Kami berharap lulusan SMA dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selama ini mereka telah dididik dan dibina secara maksimal oleh sekolah,” ujarnya.


Bupati bilang, pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan, termasuk memilih jurusan sesuai minat dan potensi.


Sementara bagi lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan, pemerintah mendorong agar dapat memanfaatkan peluang kerja yang tersedia, baik di Kabupaten Merauke maupun di wilayah Papua Selatan secara umum.


“Bagi yang tidak melanjutkan studi, diharapkan dapat melihat peluang kerja yang ada, baik di Merauke maupun di wilayah selatan Papua. Ke depan, pemerintah juga akan mendorong kemitraan untuk membuka peluang kerja bagi lulusan,” tambahnya.


Pemerintah Kabupaten Merauke juga mengakui bahwa sebagian lulusan memilih jalur lain, seperti bekerja atau menikah, meskipun hal tersebut bukan menjadi pilihan utama yang diharapkan.


Dengan jumlah sekolah yang relatif lebih banyak dibandingkan daerah lain di Papua Selatan, Merauke dinilai memiliki potensi besar dalam mencetak sumber daya manusia yang dapat bersaing di dunia kerja maupun pendidikan tinggi. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *