Kabar Gembira! Pemkab Mappi Buka Seleksi CAT Tahap I Usai Lebaran: Fokus Selamatkan Nasib Ribuan Honorer

0
93aaa453-ec52-45bb-b464-35350faf5d46

Mappi, PSP – Pemkab Mappi membawa angin segar bagi ribuan tenaga honorer. Setelah melalui proses koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), skema penyelamatan status kepegawaian bagi tenaga non-ASN akhirnya menemui titik terang.

“Berdasarkan kesepakatan terbaru, proses seleksi Computer Assisted Test (CAT) dijadwalkan akan dimulai paling lambat pada bulan ini atau bulan depan, tepat setelah libur Lebaran,” terang Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu kepada media ini, Kamis (12/3/2026). 

Menurutnya, pemerintah telah membagi skema pengangkatan berdasarkan jam kerja dan ketersediaan anggaran daerah,  tahap pertama sebanyak 1.707 orang diperuntukkan bagi honorer yang sudah masuk dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Untuk tenaga kesehatan dan tenaga guru penuh waktu, dan tenaga teknis lainnya paruh waktu.

Lanjutnya, tahap berikut sekitar 900 lebih orang diperuntukkan bagi honorer yang masuk di tahun 2022, 2023 dan 2024. Pengusulan bagi honorer akan dilakukan pada periode berikutnya, dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

Menurut Bupati Mappi, keputusan ini diambil di tengah kondisi keuangan daerah yang tidak stabil akibat pengurangan anggaran dan defisit. Namun, aspek kemanusiaan dan penghargaan atas pengabdian menjadi landasan utama kebijakan ini tetap dijalankan oleh pimpinan daerah.

“Yang terpenting adalah mengubah status  dari honorer menjadi PPPK. Kita ingin mereka memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) sehingga ada kepastian hak, dan ini soal masa depan keluarga, dan anak-anak mereka, karena mereka telah mengabdi bertahun-tahun,” ujar dia.

Ia ungkapkan, surat persetujuan dari Kemenpan RB telah ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama BKN Regional IX Jayapura. Meski proses ini memberikan ruang luas bagi honorer, terdapat pengecualian bagi tenaga honorer yang telah memasuki usia pensiun, di mana regulasi tidak lagi memungkinkan untuk pengangkatan.

“Pemerintah berharap proses seleksi CAT dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Melalui skema panuh waktu dan paruh waktu yang telah disetujui pusat, diharapkan seluruh niat baik Pemkab Mappi dapat terakomodasi,” pungkasnya. 

Langkah berani ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah, untuk memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi para pejuang pelayanan publik yang telah setia mengabdi meski dalam keterbatasan, ungkap Bupati Mappi. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *