Transformasi Mappi 2026: Kolaborasi Strategis Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Menuju Kemandirian Daerah

0
4590644c-e691-4dc1-940f-e380511a8e84

Mappi, PSP – Pemerintah Kabupaten Mappi melakukan lompatan besar dalam strategi pembangunan daerah. Jika tahun 2025 fokus utama tertuju pada sektor pendidikan, maka di tahun 2026 ini, Bupati dan Wakil Bupati Mappi menetapkan langkah kolaborasi terintegrasi antara sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi.

“Langkah ini diambil sebagai jawaban atas hasil evaluasi mendalam mengenai potensi daerah dan tantangan masa depan anak-anak asli Papua di Kabupaten Mappi,” tutur Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu saat diwawancarai media ini, Kamis (12/3/2026). 

Bangun jiwa wirausahawan dari sekolah, kata dia, merupakan terobosan nyata dalam pengembangan ekonomi melalui keterlibatan siswa SMK Negeri 4 Agribisnis Mappi di Distrik Nambioman Bapai. Pemkab Mappi memulai pilot project budidaya ayam petelur dengan tujuan utama membangkitkan jiwa wirausaha sejak dini dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

“Anak-anak asli Papua di Kabupaten Mappi harus mulai dibangun jiwa usahanya. Kami mulai dari SMK di Distrik Nambai dengan ayam petelur. Targetnya, telur ini tidak hanya dikonsumsi warga di Mappi, tetapi juga bersinergi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta bisa didistribusikan ke beberapa Kabupaten terdekat,” ujar Bupati Mappi.

Sambungnya, kedepan, program ini akan melibatkan para orang tua siswa agar ekosistem ekonomi lokal benar-benar hidup. Selain ayam petelur, potensi jangka panjang seperti budidaya sagu dan gaharu juga terus akan ditingkatkan.

Ia ingatkan, pentingnya penguasaan teknologi di era digital, Pemkab Mappi menjalin kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI). Tahun ini, dengan target sejumlah putra daerah akan dikirim untuk mendalami teknologi informasi (IT), pengembangan AI, dan pengembangan aplikasi penting lain.

“Untuk memastikan anak-anak Mappi siap bersaing, UI juga akan membantu penyediaan materi Bimbingan Belajar (Bimbel) baik secara offline maupun online. Tak hanya itu, kerja sama dengan Institut Teknologi PLN juga dilakukan untuk mencetak tenaga ahli di bidang energi listrik dan instalasi jaringan,” terangnya. 

Ia juga menyampaikan, di sektor kesehatan, kabar baik datang dari pusat. Hasil koordinasi dengan Menteri Kesehatan memastikan bahwa RSUD Mappi akan dibangun lebih lengkap, termasuk pembangunan Laboratorium Daerah yang akan dilengkapi dengan fasilitas modern secara menyeluruh.

“Peningkatan fisik ini dibarengi dengan penataan SDM. Pemkab Mappi tengah memacu target ketersediaan dokter spesialis, dokter umum, dan dokter gigi melalui program beasiswa utusan daerah. Pelatihan intensif juga disiapkan bagi perawat dan bidan agar standar pelayanan medis bisa jauh lebih baik,” tandas dia. 

Bupati Mappi menegaskan bahwa, seluruh biaya dan mekanisme kerja sama ini tengah difinalisasi dalam skema keuangan daerah. “Harapan saya, adik-adik kita minimal 50 sampai 60% bisa terwakili di semua jurusan krusial. Mereka harus memiliki kemampuan agar bisa membuka lapangan kerja, mampu bersaing, dan bisa membangun tanah Mappi,” pungkasnya. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *