Balita 4 Tahun Hilang di Sungai Kumbe Ditemukan Meninggal Dunia
Proses evakuasi bocah yang tenggelam di sungai Kumbe
Merauke, PSP – Seorang anak balita dilaporkan hilang diduga tenggelam di sungai Kumbe Merauke. Kejadian naas ini dilaporkan oleh Felix Resubun ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada hari Rabu, 8 Oktober lalu menjelang malam.
Dalam laporannya Felix menceritakan bahwa seorang anak bernama Dionysius Rumatora (L/4 th) kemarin pagi setelah diantar ke sekolah oleh ibunya di PAUD kampung Kumbe, terlihat oleh saksi mata tampak keluar lagi dari sekolah melalui pintu pagar belakang. Saat siang hari dijemput oleh ibunya, Dion sudah tidak ada di sekolah. Orang tua dibantu guru dan warga sekitar melakukan pencarian hingga ke tepi sungai Kumbe hingga sore.
Berdasarkan informasi dari paman korban, Jony Harbelubun saat dimintai keterangan, seorang saksi mata melihat Dion di sekitar tepian sungai di depan sekolah namun tidak dapat dipastikan waktunya pada saat itu.
“ Kemarin ditunjukin foto sih katanya anak itu” tegas Jony menjelaskan kembali pada saat kemarin menunjukkan foto Dion kepada saksi mata tersebut.
Selain itu, juga ditemukan bekas jejak kaki yang diduga milik anak kecil di tepian sungai. Diduga Dion terjatuh ke sungai. Oleh karena itu, Rabu malam pukul 18.30 Wit, satu tim rescue berjumlah 6 (enam) orang diberangkatkan menuju ke lokasi diduga Dion hilang untuk melakukan upaya pencarian.
Tim melakukan pencarian dengan menyisir sungai Kumbe menggunakan perahu karet dan juga menyisir tepian sungai dengan berjalan kaki. Pencarian menggunakan pesawat tanpa awak (drone) dan alat pendeteksi objek bawah air (aqua eye) juga dimaksimalkan pagi ini di area pencarian yang luasnya mencapai 0,5 kilometer persegi di sekitar titik dugaan Dion hilang sejak kemarin.
Setelah dilakukan pencarian, Dionysius Rumatora (L/4 th) ditemukan dalam kondisi meningggal dunia setelah sebelumnya tim SAR gabungan menerima informasi dari pemancing ikan bahwa mereka melihat sesosok tubuh kecil terombang-ambing di laut sejarak 9,3 kilometer di luar muara sungai Kumbe dari titik duga lokasi korban tenggelam sebelumnya. Setelah mendapat titik koordinat tersebut, tim SAR gabungan menuju ke lokasi dimaksud. Pukul 17.30 wit tim tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi mengunakan perahu milik nelayan setempat.
Setelah jenasah tiba di tepi sungai Kumbe dan dikonfirmasi ke pihak keluarga untuk memastikan apakah betul ini adalah korban tenggelam yang dicari maka dipastikan bahwa ini adalah benar Dionysius, seorang balita berusia 4 tahun yang dilaporkan hilang sejak kemarin.
Di tempat terpisah, Kepala Seksi Operasi Dan Siaga Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke M. Amba Rura, S.H saat ditemui membenarkan bahwa tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/POLRI dan unsur yang lain telah menemukan korban pukul 17.30 Wit atas informasi dari pemancing ikan sore tadi.
“ Setelah di evakuasi dari laut, langsung (jenasah) dibawa ke puskesmas dan selesai dari situ kita serahkan ke pihak keluarga” tutup Amba Rura. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.[JON-NAL]
