Maria Aprilia Mede Rasakan Manfaat BPJS Kesehatan Saat Rawat Inap Batu Ginjal
Merauke, PSP – Maria Aprilia Rakmayati Mede (19), seorang pasien yang baru pertama kali menggunakan BPJS Kesehatan untuk rawat inap di RS Bunda Pengharapan. Maria dirawat karena mengalami penyakit batu ginjal, kondisi yang kerap menimbulkan rasa nyeri hebat serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Meski awalnya sempat merasa was-was mengenai proses pelayanan dengan BPJS Kesehatan, keraguannya segera hilang setelah mengalami langsung layanan yang diberikan pihak rumah sakit. “Ini pertama kalinya saya rawat inap dengan memakai BPJS Kesehatan. Awalnya saya kira akan rumit dan penuh kendala, tetapi ternyata sangat lancar. Petugasnya ramah, sigap, dan baik dalam melayani. Selama rawat inap saya merasa nyaman, tidak ada hambatan apa pun,” ujar Maria saat ditemui di ruang perawatan.
Maria mengaku, pelayanan yang diterimanya selama rawat inap tidak berbeda dengan pasien lain. Ia mendapatkan perhatian penuh dari tenaga medis maupun petugas nonmedis di rumah sakit. “Saya merasa dilayani dengan baik. Dokter selalu menjelaskan kondisi saya dengan jelas, perawat juga selalu siap membantu ketika saya butuh sesuatu. Tidak ada pembedaan perlakuan antara saya sebagai peserta BPJS Kesehatan dengan pasien umum lainnya,” katanya.
Penyakit batu ginjal yang dialami Maria sendiri memerlukan pengawasan intensif dari tenaga kesehatan. Batu ginjal terbentuk dari endapan mineral dan garam di dalam ginjal yang kemudian mengeras, menimbulkan nyeri, dan berpotensi mengganggu fungsi ginjal. Pada kasus tertentu, pasien harus menjalani rawat inap untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan, baik berupa terapi obat, prosedur penghancuran batu, maupun tindakan lain sesuai kondisi.
Maria merasa sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Ia menuturkan bahwa jika harus menanggung biaya rawat inap dan perawatan secara pribadi, tentu akan cukup berat. “Dengan adanya BPJS Kesehatan, saya bisa lebih tenang dan fokus pada proses penyembuhan tanpa harus terlalu khawatir soal biaya. Program ini benar-benar meringankan beban kami sebagai pasien,” ungkapnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol juga memberikan tanggapan positif atas pengalaman Maria. Ia menegaskan bahwa apa yang dialami pasien merupakan wujud nyata dari upaya BPJS Kesehatan bersama fasilitas kesehatan mitra dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “Kami bersyukur mendengar pengalaman baik dari Maria Aprilia Rakmayati Mede. Hal ini membuktikan bahwa layanan kesehatan bagi peserta JKN di Merauke dapat berjalan dengan baik. Kami berkomitmen untuk terus memastikan tidak ada perbedaan pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dengan pasien umum. Ke depan, kami juga akan terus memperkuat kerja sama dengan rumah sakit agar masyarakat merasa lebih terbantu,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke.
Pengalaman positif Maria ini sekaligus menjadi bukti bahwa program JKN yang dijalankan BPJS Kesehatan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Tidak hanya memastikan akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga memberikan kepastian perlindungan finansial bagi peserta. Banyak masyarakat yang sebelumnya masih ragu menggunakan BPJS Kesehatan karena khawatir akan pelayanan yang berbelit atau adanya perbedaan kualitas layanan. Namun, testimoni seperti yang dialami Maria membuktikan bahwa layanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan dapat berjalan baik dan setara dengan pasien umum.
“Saya sangat bersyukur menjadi peserta BPJS Kesehatan. Semoga ke depan layanan ini semakin baik lagi, sehingga lebih banyak masyarakat bisa merasakan manfaat yang sama seperti saya,” tutup Maria dengan penuh rasa syukur. Melalui pengalaman ini, terlihat jelas bahwa pelayanan kesehatan di RS Bunda Pengharapan dapat memberikan kenyamanan, keamanan, serta kepastian layanan bagi pasien. BPJS Kesehatan hadir bukan hanya sebagai program, tetapi sebagai solusi nyata dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. [JON-NAL]
