Dalam Rangka HUT ke-80 RI dan Menekan Inflasi, GPM Kembali DIgelar di Merauke

0
WhatsApp Image 2025-08-06 at 21.31.30_d7af2cbf

Merauke, PSP – Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI), pemerintah kabupaten Merauke menggelar berbagai kegiatan salah satunya adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Toko Pangan jalan Raya Mandala selama 2 hari yaitu 6-7 Agustus 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten Merauke, Martha Bayu mengatakan GPM ini juga sekaligus sebagai upaya untuk menekan inflasi di kabupaten Merauke yang pada bulan Juli kemarin tertinggi di seluruh Indonesia.

“ Kita ketahui inflasi untuk bulan Juli Merauke atau Papua Selatan tertinggi di seluruh Indonesia yaitu 5,45 persen. GPM ini merupakan satu gerakan kami untuk menekan inflasi dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan,” katanya kepada sejumlah wartawan, Rabu (6/8).

Dalam GPM ini, selain distributor, pihaknya juga melibatkan kelompok tani yang ada untuk menjual hasil pertaniannya mulai dari cabe, bawang hingga beras. Martha juga menuturkan dalam GPM kali ini pihaknya memberikan subsidi untuk beberapa komoditas pangan yang dijual.

“ Disini ada kelompok Maju Makmur dimana kelompok ini menyiapkan dari sisi ketersedian aneka holtikultur, kita ketahui bahwa cabe hari ini berada di harga Rp. 140 ribu, kemudian bawang merah hari ini berada di harga per kilonya Rp. 65 ribu, tomat per kilonya Rp. 40 ribu kita lihat harga eceran dipasar.  Sehingga kami dari panitia memberikan subsidi harga, jadi untuk cabe rawit hari ini kami berikan subsidi jadi dari Rp. 140 ribu kami beri subsidi sehingga jatuh di harga Rp. 110 ribu per kilonya. Kemudian bawang merah juga kami memberikan subsidi dari Rp. 65 ribu kami beri subsidi jadi Rp. 55 ribu per kilo dan juga ada tomat kami subsidi,” jelasnya.

Selain itu juga terdapat beras subsidi pemerintah yaitu beras SPHP yang disiapkan Bulog dan Toko Pangan, dimana 1 KK bisa membeli 2 karung beras ukuran 5 kilo dengan harga Rp. 60 ribu per karungnya dan juga ada MinyakKita yaitu minyak subsidi yang dapat dibeli masyarakat pada kegiatan ini.

Dengan adanya GPM ini, dirinya berharap dapat menekan harga khususnya untuk komoditas pangan yang menyumbang terbesar angka inflasi kabupaten Merauke di bulan Juli lalu. “ GPM hanya disini (toko pangan) dan juga nanti beberapa hari kedepanatas permintaan kelurahan maupun kantor distrik nanti kami mobile untuk melayani masyarakat. Kita harap dengan adanya GPM ini bisa menekan harga untuk kebutuhan rumah tangga,”  pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *