Pemprov Papua Selatan Minta Denominasi Gereja Peringati Masuknya Injil ke-123 di Merauke

0
Seminar Misiologi yang dihadiri pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Seminar Misiologi yang dihadiri pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Merauke, PSP – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong seluruh denominasi gereja di wilayah Papua Selata  untuk ikut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-123 masuknya Injil di Papua Selatan, yang jatuh pada 14 Agustus.

Injil pertama kali masuk di Merauke pada tanggal tersebut, tahun 1902.

Hal ini disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, saat mewakili Wakil Gubernur Paskalis Imadawa dalam Seminar Misiologi dan Inkulturasi yang digelar di Gedung Ibadah Gereja Bethel Indonesia (GBI) Eklesia Merauke, Selasa (5/8).

Seminar ini diselenggarakan oleh Panitia Pelayanan Misi Berkat, dalam rangka memperingati momen bersejarah tersebut.

“Peringatan masuknya Injil di Papua Selatan masih merupakan hal baru dibandingkan provinsi-provinsi lain. Diharapkan ke depan, semua denominasi gereja di Papua Selatan dapat ikut serta dan bersama-sama merayakan peringatan ini secara lebih luas dan inklusif,” ujar Guritno.

Ia menjelaskan, peringatan 14 Agustus merujuk pada awal masuknya Gereja Katolik di Papua Selatan, khususnya di Merauke.

Oleh karena itu, ia mengajak semua elemen gereja untuk mengambil bagian dalam merawat nilai-nilai keimanan dan sejarah peradaban.

Menurut Agustinus, pelaksanaan seminar ini menjadi salah satu bentuk pembinaan iman umat Kristen di Papua Selatan. Pemerintah provinsi, lanjutnya, berkomitmen untuk melindungi, mengayomi, dan mendukung penuh semua aktivitas keagamaan masyarakat di wilayah ini.

“Semua umat beragama memiliki kebebasan dalam mengekspresikan harapan, berdoa, dan menjalankan ajaran sesuai keyakinannya masing-masing. Pemerintah hadir untuk memastikan kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan aman, leluasa, dan lancar,” katanya.

Pemprov Papua Selatan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar tersebut. Sebagai tanda pembukaan resmi kegiatan, Agustinus Joko Guritno menabuh tifa di hadapan para peserta seminar. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *